AGAM, CNN INDONESIA.ID – Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup badan Jalan Lintas Bukittinggi–Payakumbuh di Kilometer 12, Nagari Tabek Panjang, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Senin (4/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas di jalur nasional itu sempat lumpuh total selama lebih kurang satu jam.
Kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Payakumbuh maupun sebaliknya tidak dapat melintas karena batang pohon melintang di tengah jalan. Informasi mengenai kejadian itu pertama kali diterima pemerintah kecamatan dari laporan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Camat Baso, Imran Pangaduan, yang langsung turun ke lokasi bersama unsur terkait, mengatakan pohon tumbang tersebut berukuran cukup besar sehingga menutup seluruh badan jalan.
“Berdasarkan laporan masyarakat, telah terjadi pohon tumbang di Jalan Lintas Bukittinggi–Payakumbuh Kilometer 12. Pohonnya cukup besar dan diperkirakan tumbang sekitar pukul 17.00 WIB atau pukul lima sore,” ujar Imran saat ditemui Tim Jurnalistik SIMBA di lokasi kejadian.
Menurutnya, penyebab tumbangnya pohon bukan disebabkan oleh angin kencang, melainkan tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Baso dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi tersebut menyebabkan tanah di sekitar perakaran pohon menjadi labil hingga akhirnya tidak mampu lagi menopang batang pohon.
Selain menghambat arus lalu lintas, kejadian tersebut juga menyebabkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka ringan setelah tertimpa pohon saat melintas di lokasi.
“Korban satu orang, perempuan, pengendara sepeda motor. Alhamdulillah hanya mengalami luka ringan dan saat ini sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Baso,” jelas Imran.
Usai menerima laporan, proses evakuasi segera dilakukan secara bergotong royong oleh masyarakat bersama Tim KSB Canduang Koto Laweh, KSB Nagari Tabek Panjang, personel Koramil Baso, serta anggota Polsek Baso. Dengan menggunakan peralatan manual dan mesin chainsaw, batang pohon yang menutup badan jalan berhasil dipotong dan dipindahkan dari lokasi.
Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, proses pembersihan berlangsung dengan cepat sehingga arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 18.10 WIB.
“Alhamdulillah pada pukul 18.10 WIB jalan sudah dapat dilalui kembali dengan lancar,” tutup Imran.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi lalu lintas di Jalan Lintas Bukittinggi–Payakumbuh Kilometer 12 telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari dua arah.
Pemerintah Kecamatan Baso mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi memicu pohon tumbang maupun bencana lainnya di sepanjang jalur tersebut.
(Zahran Shafrianto)






