Tali dan Kabel Diduga Milik Telkom Mengganggu Warga, Wali Nagari Malalak Selatan Minta Segera Ditangani

MALALAK SELATAN, CNN INDONESIA.ID  — Keberadaan tali yang dipasang oleh pihak rekanan dan diduga merupakan bagian dari fasilitas jaringan telekomunikasi milik Telkom dikeluhkan warga di Jorong Balai Satu, Nagari Malalak Selatan. Kondisi tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.

Menurut keterangan warga, tali yang terpasang tersebut saat ini kondisinya semakin rendah, bahkan kabel di lokasi tersebut disebut sudah hampir menyentuh tanah. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama apabila tidak segera dilakukan penanganan oleh pihak yang bertanggung jawab.

Warga sebenarnya ingin mengatasi kondisi tersebut secara mandiri dengan membuka atau memindahkan tali yang mengganggu. Namun, mereka ragu mengambil tindakan sendiri karena khawatir justru menimbulkan persoalan atau dianggap melakukan pelanggaran terhadap fasilitas jaringan milik pihak tertentu.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Nagari Malalak Selatan, Amirkoto, meminta pihak yang bertanggung jawab segera melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi.

“Kalau memang ini merupakan fasilitas atau jaringan milik Telkom, kami berharap pihak Telkom dapat segera mengatasinya. Jangan sampai kondisi seperti ini dibiarkan dan kemudian menimbulkan korban,” ujar Amirkoto.

Baca Juga:  Tanur Induksi Meledak di PT Growth Sumatra, 5 Pekerja Alami Luka Akibat Uap Panas

Ia mengatakan, keberadaan tali dan kabel yang semakin rendah tersebut perlu mendapat perhatian serius. Terlebih, lokasi berada di kawasan yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.

Amirkoto juga berharap pihak Telkom maupun rekanan yang memasang jaringan tersebut dapat segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi tiang, tali, dan kabel, sekaligus melakukan perbaikan atau penataan apabila ditemukan adanya bagian jaringan yang membahayakan.

“Harapan kami, pihak yang bertanggung jawab dapat segera menindaklanjuti. Jangan sampai menunggu ada korban terlebih dahulu baru dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Warga juga berharap adanya kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab terhadap tali dan kabel tersebut. Jika memang merupakan bagian dari jaringan telekomunikasi, penanganan tentunya diharapkan dilakukan oleh pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi, sehingga tidak menimbulkan risiko baru bagi masyarakat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah Nagari Malalak Selatan karena menyangkut keselamatan warga. Pemerintah nagari berharap persoalan ini dapat segera ditangani sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hingga berita ini diturunkan, dugaan kepemilikan tiang, tali, dan kabel tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak Telkom maupun rekanan terkait.

(Ak)

Related Post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments