AGAM, CNN INDONESIA.ID — Dalam upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag), BUMNag Paladangan Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, menggelar kegiatan pelatihan bagi seluruh pengurus, pengelola, dan pengawas.
Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Nagari Malalak Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat langsung dalam pengelolaan BUMNag. Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Agam.
Selain jajaran pengurus dan pengelola BUMNag, kegiatan tersebut juga dihadiri Pendamping Desa (PD) serta Pendamping Lokal Desa (PLD). Kehadiran para pendamping diharapkan dapat memberikan penguatan serta pemahaman kepada pengelola mengenai tata kelola BUMNag yang baik, transparan, profesional, dan sesuai dengan perkembangan usaha saat ini.
Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, B.Sc, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pelatihan tersebut. Menurutnya, pengurus dan pengelola BUMNag perlu terus mendapatkan pembinaan dan peningkatan kemampuan agar mampu menjalankan tugas sesuai dengan tuntutan serta perkembangan dunia usaha.
“Pengurus dan pengelola harus memiliki skill yang diperlukan. Karena itu perlu terus diberikan pembinaan dan dilatih sesuai tuntutan dan tuntunan perkembangan usaha. Mari kita sama-sama belajar sesuai kebutuhan dan perkembangan saat ini,” ujar Amir Koto.
Ia berharap peningkatan kapasitas tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap keberadaan BUMNag Paladangan di tengah masyarakat. BUMNag tidak hanya diharapkan mampu menjalankan kegiatan usaha, tetapi juga dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat Nagari Malalak Selatan.
“Semoga BUMNag di Malalak Selatan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta mampu maju dan berkembang,” harapnya.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Nagari Malalak Selatan dalam memperkuat kelembagaan dan sumber daya manusia BUMNag. Dengan pengelolaan yang semakin profesional, diharapkan BUMNag Paladangan dapat menggali potensi nagari, mengembangkan unit-unit usaha yang produktif, serta membuka peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ke depan, sinergi antara Pemerintah Nagari, pengurus BUMNag, pengawas, pendamping desa, serta instansi terkait diharapkan terus ditingkatkan sehingga BUMNag dapat dikelola secara sehat, transparan, akuntabel, dan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat nagari.
“Semoga ikhtiar ini menjadi langkah awal menuju BUMNag Paladangan yang semakin profesional, mandiri, maju, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Malalak Selatan. Aamiin.”
(Ak)

