Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Unand dan BPBD Kota Padang Lakukan Pelatihan Kebencanaan

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 23:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, CNN Indonesia.id – Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Unand/RSUP M. Djamil melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pengenalan dan pelatihan penanganan awal kasus bedah kritis terhadap korban bencana di Aula Balaikota Padang pada hari Sabtu 02 November 2024.

Acara yang dibuka langsung oleh PJ Walikota Padang ini diikuti oleh 70 peserta yang merupakan perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Satpol PP dan juga DAMKAR.

Turut hadir dalam acara ini Kalaksa BPBD Kota Padang, Dekan Fakultas Kedokteran Unand yang diwakili oleh ketua UPPM FK Unand, Direktur utama RSUP M. Djamil dan Direktur Utama RS Unand.

Departemen Bedah FK Unand yang merupakan salah satu pusat pendidikan dokter bedah tertua dan terbaik di Indonesia saat ini menjadikan penatalaksanaan kebencanaan sebagai program unggulannya, ujar ketua pelaksana kegiatan dr. Aan Ardiansyah, SpBTKV.

Salah satu bentuk aktualisasinya adalah melalui kegiatan tridarma perguruan tinggi berupa pengabdian masyarakat dengan melakukan pelatihan kebencanaan terkait penatalaksanaan awal kasus-kasus bedah kepada petugas bencana yang terjun langsung ke kokasi bencana, sambungnya.

Baca Juga:  PemDes & BPD Laksanakan Musyawarah Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Simpang Bajole

Senada dengan itu PJ Walikota dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan kota padang di daerah rawan bencana sangat sesuai dengan unggulan departemen bedah dan kegiatan yang dilaksanakan.

Materi disampaikan langsung oleh dokter spesialis bedah FK Unand.RS M. Djamil berupa bantuan hidup dasar (pijat jantung paru), manajemen perdarahan, patah tulang, luka bakar, cidera kepala dan leher, gigitan hewan berbisa serta teknik evakuasi dan transportasi korban.

Antusias peserta terlihat dengan ramainya acara ini dari awal sampai akhir karena peserta juga langsung mengikuti simulasi dan mempraktekkan materi yang disampaikan melalui alat peraga yang disiapkan panitia. Di akhir acara panitia juga memberikan penghargaan kepada tiga peserta terbaik.

(*)

Berita Terkait

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:15

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:05

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Berita Terbaru