Namlea ( Maluku ) CNN Indonesia.id – Dalam upaya meningkatkan realisasi investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi , Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kab Buru menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) bagi 100 pelaku usaha dari berbagai sektor di kota Namlea.
Acara yang berlangsung di Grand Sarah Hotel ini merupakan langkah strategis untuk memastikan para pelaku usaha memahami dan mematuhi kewajiban pelaporannya.
Dalam pembukaan acara ketua panitia menyampaikan bahwa , tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan , ketrampilan , dan pemahaman bagi pelaku usaha terkait laporan kegiatan penanaman modal secara online serta tata cara pelaporannya juga sanksi yang diterima apabila diabaikan.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Buru Syarif Hidayat S.E .,M.SI dihadiri juga oleh Sekda M Ilias Hamid S.H.,MH serta Asisten I dan jajaran Kepala OPD Pemda Buru.
Pj Bupati mengatakan dalam sambutannya , Pelaporan LKPM bukan sekadar formalitas , tetapi merupakan alat penting untuk menilai dan merumuskan langkah-langkah strategis demi mendorong pertumbuhan ekonomi di Kab Buru.
” Data yang akurat dari para pelaku usaha ini akan menjadi landasan untuk kebijakan ekonomi yang lebih efektif , ” ungkap Bupati di hadapan para peserta.
Bimtek ini juga berfokus pada upaya menekan jumlah pelaku usaha yang berisiko terkena sanksi akibat ketidakpatuhan dalam pelaporan LKPM , sambungnya.
” Dengan mematuhi aturan yang ada , para pelaku usaha tidak hanya dapat menghindari sanksi, tetapi juga berkontribusi dalam peningkatan realisasi investasi di Kab Buru pada tahun mendatang , ” ungkapnya.
Materi Bimbingan Teknis yang disampaikan oleh para nara sumber akan memberikan panduan lengkap mengenai prosedur pelaporan LKPM yang efektif dan sesuai regulasi.
Para peserta diajak untuk lebih memahami pentingnya ketepatan waktu dan keakuratan dalam pelaporan , yang akan berpengaruh langsung terhadap iklim investasi di Kab Buru.
Maka dengan kegiatan ini, DPMPTSP Kab Buru tidak hanya berupaya meningkatkan jumlah investasi yang masuk , tetapi juga menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif dan transparan.
” Kami berharap , dengan adanya Bimtek ini pelaku usaha di Kab Buru dapat lebih proaktif dalam melaporkan kegiatan investasinya sehingga kita bisa bersama-sama membangun ekonomi daerah yang lebih kuat dan berdaya saing , ” tandas Bupati.
Kegiatan ini diharapkan menjadi katalisator bagi para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kinerja dan transparansi dalam menjalankan usahanya, seiring dengan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim bisnis di Kab Buru.
Bung Forbes















