Dompu, NTB, CNN Indonesia.id – Operasi penertiban Lapak Liar yang menjamur di atas fasilitas publik yang tidak sesuai di peruntukan di Kabupaten Dompu terkesan tidak maksimal dan menuai protes dari pemilik lapak liar lainya.
Giat operasi lapak liar ini di melibatkan gabungan instansi terkait antara lain, Dinas Pol.PP, TNI, Dinas Perhubungan, Camat dan Pemerintah Kelurahan maupun Desa setempat dan kegiatan tersebut bertempat di sepanjang jalan Kelurahan Karijawa Kecamatan Dompu sampai di jembatan Simpasai.
Operasi tersebut mendapat perhatian dari pengguna jalan dan tidak menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Selain itu penertiban terhadap lapak liar di sepanjang jalan protokol yang ada di wilayah Kecamatan Dompu supaya tidak terkesan kota Dompu menjadi kota yang kumuh dan tidak tertata dengan apik.
Kegiatan ini sudah berjalan sejak Minggu yang lalu namun masih banyak lapar liar yang tidak tersentuh untuk di lakukan pembongkaran sehingga operasi tersebut terkesan masih tebang pilih, Selasa (24/3/25).
Salah satu pemilik lapak yang enggan di sebut identitasnya, mengeluh dan protes keras terhadap pembongkaran lapasnya yang bertahun-tahun mengais rezeki di sini, sedangkan lapas lain yang berada di depan pasar induk Dompu belum di bongkar juga, pada hal lapas liar di tempat itu sangat mengganggu keindahan dan kerapian jantung kota Dompu, kilahnya dengan kecewa.
Menurut informasi yang di himpun awak media bahwa operasi lapak liar ini akan berlanjut sampai batas waktu yang tidak di tentukan dan semoga operasi ini dapat berjalan sebagaimana yang di harapkan, pungkasnya. Jurnalis, Rdw/ddo.















