Luhut : Perusahan Tambang, Tidak Asal Menambang Demi Uang

- Redaksi

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, CNN INDONESIA.ID – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi peringatan ke perusahaan tambang yang melanggar aturan lingkungan. Luhut mengancam menutup perusahaan tambang yang tidak patuh aturan lingkungan.

Peringatan keras Luhut itu berawal dari datangnya perwakilan International Labour Organization (ILO) ke kantornya, di kutip dari Detik.finance

Luhut mengaku senang ILO mendatangi kantornya dan meminta mereka mengunjungi industri tambang di Morowali, Sulawesi Tengah

“Masalah lingkungan itu penting sekali. ILO datang ke kantor saya dari Jenewa. Dia pikir kita nggak suka dia datang, saya bilang saya suka sekali. Pergi deh ke Morowali sana,” ujar Luhut dalam MINDialogue: Supply Chain Dynamic in Critical Minerals Geopolitical di Soehanna Hall, Jakarta, Kamis (20/6/2024).

Baca Juga:  Sat Samapta Patroli Perintis Presisi Polres Langkat

Ia mempersilakan ILO mengkritik temuannya di Morowali. Jika ada temuan tambang yang melanggar aturan, terutama terkait lingkungan, Luhut menegaskan siap menindak tegas.

“Kamu kritik apa yang kamu kritik biar ada alasan saya tambah kuat untuk menutup tambang yang tidak compile terhadap government regulation on environment, lingkungan,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah tidak asal menambang alam hanya untuk mencari uang. Luhut menyebut pihaknya tetap memperhatikan regulasi demi masa depan anak cucu bangsa.

“Kita juga negara yang pengin masa depan anak cucu kita bagus, kita tidak asal menambang untuk uang,” tuturnya.

Luhut juga meminta negara lain tidak mengajari Indonesian soal isu perubahan iklim. Menurutnya, pemerintah tidak akan menghancurkan masa depan masyarakat dan melanggar aturan.

(DetikFinance)

 

Berita Terkait

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba
Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah
PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026
Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi
Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina
Normalisasi Batang Anai Anduriang Dibahas di Rapat Paripurna, Bunda Endarmy Temui Wagub Vasko Ruseimy
Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar
Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:38

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:12

Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:10

PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:14

Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:07

Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:02

Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:14

Kantor Imigrasi Agam Proses Deportasi WNA Malaysia Usai Jalani Hukuman Narkotika

Berita Terbaru