Pemdes Fusruy Bantu Pengadaan Bahan Tenunan Bagi Masyarakat Desa

- Redaksi

Selasa, 20 Agustus 2024 - 06:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saumlaki (Maluku) CNN Indonesia.id
Dalam rangka menghidupkan bahkan
mensejahterakan masyarakat melalui program pemberdayaan tenun ikat yang merupakan budaya Tanimbar turun temurun, Pemerintah Desa Fursuy, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mendorong pengembangan Tenun Ikat tersebut melalui pengadaan bahan berupa, benang klos, benang bordir dan wantex serta kebutuhan lainnya kepada masyarakat desa setempat.

Dua orang warga desa fursuy Yanet Luanmasar (47) dan Deliana Luanmasar (42) kepada media ini mengatakan, Kepala Desa Maxton Fordatkosu sangat membantu masyarakat melalui program pemberdayaan khususnya pengembangan tenun ikat tanimbar dan pertanian berupa bawang merah yang menjadi potensi unggulan masyarakat desa fursuy, Minggu (18/8)

Dikatakan, bukan saja kades memberikan bantuan berupa benang, tetapi kepala desa juga selalu mensuport berbagai kegiatan kelompok tenun serta membantu mempromosikan hasil tenunan masyarakatnya melalui berbagai kegiatan di desa, di tingkat kecamatan dan kabupaten hingga provinsi serta pusat.

Baca Juga:  Respon Cepat Pengaduan Masyarakat Sat Pol PP Kota Bukittinggi Razia Sepanjang Jalan Panorama Baru

” Kami berterima kasih kepada pemerintah desa khususnya kepala desa dan ketua BPD yang sudah sangat membantu masyarakat untuk pengembangan serta menghidupkan budaya tanimbar melalui Tenun Ikat dari desa fursuy kepada dunia luar ” ujar mereka.

Bukan saja mereka, masyarakat lain, Frida Elsye Fordatkosu juga menambahkan, untuk pengembangan tenun dari desa fursuy sendiri kepala desa sudah pernah berkomitmen untuk membuka mata dunia bahwa Fursuy merupakan desa tertua penghasil Tenun Ikat Tanimbar khususnya di desa Fursuy.

Dia juga katakan, selain pemberian bantuan bahan tenun sebagai pemenuhan program pemberdayaan kepada masyarakat, pemerintah desa juga selalu memperhatikan masyarakat melalui program pertanian berupa pemberian bibit bawang merah kepada masyarakat.
(Agus Masela).

Berita Terkait

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir
Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan
Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang
Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan
Jalan Elak dan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Kejari
Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan
Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir

Senin, 16 Maret 2026 - 09:23

Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Senin, 16 Maret 2026 - 03:49

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:48

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:54

Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:52

Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

Berita Terbaru