Sekda Kab Buru Kunjungi Keluarga Korban Hilang Saat Melaut Didesa Ubung Kec Lilialy

- Redaksi

Selasa, 17 September 2024 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buru, Namlea, CNN Indonesia.id  – Seorang nelayan asal Desa Ubung Kecamatan Lilialy , Syarif Olaleng dilaporkan hilang saat melaut pada hari minggu 15 / 09/ 24 sekitar jam 11 : 00 wit dan hingga kini keberadaannya belum diketahui.

Sekda Kabupaten Buru M Ilias Hamid SH.,MH mengunjungi keluarga korban dan memberikan bantuan secara langsung kepada pihak keluarga.

Saat kunjungan ini , Sekda didampingi oleh Asisten II Effendy Rada , Staf Ahli Mansur Mamulati , Kadis Bencana Alam Afandy Rada , Kadis Pariwisata Istanto Setyahadi , Kadis Perikanan Ulfaira Bin Thahir , serta Kepala Desa Ubung Jamal Umagapy.

Sekda M Ilias Hamid menyampaikan rasa prihatin baik secara pribadi sebagai keluarga maupun atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Buru terhadap pihak keluarga korban yang belum ditemukan hingga saat ini.

Ia berharap upaya pertolongan dari Tim Badan SAR dan pihak lainnya dapat segera menemukan korban.

Bantuan yang diserahkan oleh Sekda merupakan wujud kepeduliannya terhadap warganya yang mengalami musibah.

Sekda juga mengimbau seluruh masyarakat Kab Buru terutama yang berada dekat pesisir pantai untuk turut serta mencari korban atau dapat memberikan informasinya.

Menurut Ina anak korban sekitar jam 11 siang korban kelaut dengan alasan untuk mengail , berselang beberapa jam kemudian dirinya diberitahukan oleh salah seorang penduduk untuk segera menjemput korban kembali.

Baca Juga:  Fourfeo Badunsanak Cup 2025, Laga Silaturahmi Legend Ranah Minang MOS Indonesia dengan Urawa Indonesia

Dijelaskan Ina dia sendiri belum tahu mengapa dia disuruh untuk menjemput bapaknua , bahkan dia sempat bertanya kepada orang yang mengantarnya dengan ketinting.

” Saya tidak tahu mengapa disuruh jemput bapak , tidak ada penjelasan tetapi saya mengikuti saja karena saya juga ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan bapak saya , ” jelasnya.

Dalam jarak sekitar seratus meter menurut Ina , dirinya masih sempat melihat korban dan masih saling bertatapan dengannya.

Tetapi ketika ketinting yang ditumpanginya mendekat ke perahu , korban sudah tidak ada dan diduga korban jatuh kedalam laut.

Sampai dengan saat ini tim SAR masih terus mencari korban yang diperkirakan tenggelam dikedalaman 60 meter.

Menurut Upi salah satu penyelam korban kemungkinan dibawah arus laut sehingga sudah menjauh dari tempat kejadian.

” Didalam laut tidak ada batu karang semuanya pasir dan arusnya mengarah ke luar , ” jelasnya.

Sebanyak 7 penyelam dikerahkan untuk mencari korban , dan batas pencarian selama 7 hari sesuai dengan SOP yang telah ditentukan.

Bung Forbes

( Bag Prokopim Setda Kab Buru )

Berita Terkait

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Berita Terbaru