Namlea ( Maluku ) CNN Indonesia.id – Pt Ogi Indonesia bersama Pt ESC Environmental Indonesia menggelar rapat dan Forum Group Discussion ( FGD ) bersama masyarakat adat di desa Wapsalit Kecamatan Lolongguba Kab Buru. Sabtu ( 14 / 12 / 2024 )
Tujuan dilaksanakannya diskusi dan FGD ini untuk dapat mendengar langsung informasi yang akurat dan relevan dari masyarakat adat tentang berbagai persoalan sehingga dapat dilakukan kajian yang komprehensif perihal isu peran perempuan dan anak .
Camat Kecamatan Lolongguba Antonius Besan SPd.,MP.d mengatakan , sangat mengapresiasi kegiatan diskusi ini sebagai wujud keterbukaan dari Pt Ogi Indonesia dalam merespon berbagai keluhan masyarakat terutama masyarakat adat yang ada disekitar areal aktifitas yang dilakukan oleh pihak perusahaan.
” Diskusi terbuka ini agar kita dapat mendengar langsung berbagai masukan khususnya dari masyarakat adat desa wapsalit tentang kegiatan Pt Ogi , ” jelasnya.
Dengan adanya kehadiran Pt Ogi Indonesia di Kab Buru tentu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Buru terutama masyarakat desa wapsalit dan sekitarnya serta akan memberikan kemajuan bagi Kabupaten Buru secara keseluruhan tambahnya.
” Olehnya sumbangsi pikiran kita semua sangat penting demi terwujudnya pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh Pt Ogi sesuai dengan harapan dan keinginan kita semua , ” ungkapnya.
Pelestarian adat dan lingkungan di areal lokasi kegiatan menjadi salah satu topik yang dibahas dalam diskusi tersebut , selain peran perempuan dan masa depan anak , sehingga diskusi menghadirkan unsur perempuan dari kalangan masyarakat adat .
Sebagaimana yang disampaikan oleh Gebat Adat bahwa , harapan masyarakat dan tokoh adat pihak Pt Ogi untuk dapat memperhatikan tentang kesejahteraan masyarakat , sehingga kegiatan apapun yang dilakukan akan selalu mendapat dukungan semua elemen masyarakat khususnya masyarakat adat di desa wapsalit.
” Bagi kami masyarakat adat di dataran tinggi dan yang ada di desa wapsalit hadirnya program pemerintah akan membawa nawacita yang akan memajukan daerah sehingga kita tetap mendukungnya , ” tegasnya.
Sementara itu Mahrizal dari Pt ESC Environmental Indonesia mengungkapkan , pentingnya informasi yang akurat untuk dapat memastikan tentang apa yang menjadi keinginan dari masyarakat adat dikawasan sekitar aktifitas pengoperasian panas bumi yang dilakukan oleh Pt Ogi Indonesia di desa adat wapsalit kecamatan lolkngguba Kab Buru.
Menurutnya , wilayah wapsalit memiliki sumber daya alam yang sangat berpotensi untuk kelangsungan kehidupan yang dapat dimanfaatkan , dan salah satunya terkait panas bumi yang bisa dimnfaatkan untuk daya listrik demi kepentingan masyarakat.
” Banyak hal positif yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar jika Pt Ormat telah melaksanakan aktifitasnya , ” kata Rizal.
Kehadiran masyarakat adat dalam diskusi dan FGD yang dilaksanakan oleh Pt Ogi agar dapat didengar pendapat serta aspirasi terkait dengan kegiatan Pt Ogi Indonesia kedepannya , hal ini disampaikan oleh Walda Pimpinan Proyec Manager Pt Ogi Indonesia di desa Wapsalit.
Dikatakannya , sekarang pihaknya sedang menunggu perijinan dari kementriaan ESDM , karena diharapkan dukungan serta doa dan suport semua pihak sehingga ditahun depan Pt Ogi dapat beroperasi kembali.
” Begitu kita sudah mendapatkan ijin secara resmi dari Kementrian ESDM maka tentunya kita akan kembali bersama masyarakat adat disini untuk waktu yang lama , ” ujarnya.
Sehingga nantinya kita semua bersama membangun Kabupaten Buru dengan berbagai kegiatan yang bersifat pengembangan usaha dan lain kedepannya .
” Pt Ogi mempunyai komitmen untuk pengembangan energi baru terbarukan atau yang disebut dengan panas bumi atau geotermal , ” pungkasnya.
Bung Forbes
















