Dugaan Perbuatan Asusila Anak Kandung Sendiri, Warga Doropeti Berontak Tutup Jalan, Polsek Pekat Turun Tangan

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025 - 03:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dompu, NTB, CNN Indonesia.id – Dipicu dugaan perbuatan asusila yang di lakukan oleh orang tua kandung sendiri (OTKS) mengundang amarah keluarga dan masyarakat Desa Doropeti untuk melakukan aksi pemblokiran jalan, Rabu malam (5/2/25) 24.00 Wita.

Aksi ini dipicu oleh dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh inisial AS diduga menghamili inisial AI (17), yang tidak lain adalah anak kandungnya sendiri. Mengetahui perbuatan bejat yang di lakukan terduga AS sehingga Keluarga korban dan warga setempat meminta kepada As untuk bertanggung jawab dengan menikahi korban.

Ketegangan meningkat dan eberapa warga mulai mendorong penghalang, seolah siap bertindak lebih jauh jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Suasana kian panas. Jika tidak segera diredam, bentrokan bisa terjadi kapan saja.

Menanggapi situasi ini, Kapolsek Pekat IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., bergerak cepat bersama anggotanya. Dengan penuh kewaspadaan, mereka mendekati massa yang sudah tersulut emosi. Tantangan terbesar adalah bagaimana meredam kemarahan tanpa memicu ledakan emosi yang lebih besar.

Dalam sorotan lampu kendaraan patroli, Kapolsek Pekat berdiri di hadapan massa, mengangkat tangan, meminta ketenangan. Namun, suara protes masih terdengar, penuh tuntutan keadilan.
Dengan suara lantang namun menenangkan,

Kapolsek menjelaskan bahwa kepolisian akan menangani kasus ini secara hukum. Tidak ada yang bisa bertindak di luar jalur hukum. Suasana semakin menegangkan saat beberapa warga mulai mengepalkan tangan, mempertanyakan seberapa cepat kasus ini bisa diproses.

Baca Juga:  Unit II Tipidter bersama Tim Opsnal Satreskrim Polres 50 Kota Ringkus pelaku diduga terlibat aktivitas Tambang ilegal

Detik demi detik berlalu. Polsek Pekat menggunakan pendekatan humanis, berbicara dari hati ke hati. Kapolsek meyakinkan warga bahwa kasus ini tidak akan diabaikan, dan hukum akan berjalan sebagaimana mestinya.

Perlahan, amarah mereda. Beberapa warga yang tadinya paling vokal mulai terdiam. Saling pandang di antara mereka, seakan menimbang kembali tindakan yang telah dilakukan.

Akhirnya, setelah negosiasi panjang, sekitar pukul 23.00 WITA, keluarga korban bersedia membuka blokade jalan. Kayu-kayu disingkirkan, brugak dipindahkan. Suasana yang awalnya panas perlahan berubah menjadi lega. Mereka mulai percaya bahwa hukum bisa menjadi jalan keluar, bukan kemarahan semata.

Kapolsek Pekat IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., menegaskan komitmen kepolisian dalam menegakkan keadilan.
“Kami memahami emosi keluarga korban. Namun, main hakim sendiri bukanlah solusi. Kami pastikan kasus ini ditangani dengan serius dan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kini, Desa Doropeti kembali tenang. Malam yang semula penuh gejolak telah berganti dengan kedamaian. Polsek Pekat sekali lagi membuktikan bahwa mereka tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga penjaga kedamaian dan harapan bagi masyarakat, pungkas Kapolsek Pekat dan di benarkan oleh Kasi humas Polres Dompu AKP Zuharis. Jurnalis, Rdw/ Ddo.

Berita Terkait

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras
Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026
Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela
Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi
SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:00

Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:29

Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:22

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Berita Terbaru