Saumlaki, Tanimbar, CNN Indonesia.id
Musrembang RKPD 2026 Kab. Kepulauan Tanimbar dengan tema “Peningkatan Sumberdaya Manusia Dan Pertumbuhan Ekonomi Eksklusif Menuju Tanimbar Maju” dilaksanakan hari ini digedung aula hotel galaxy Saumlaki, Selasa (6/5/25).
Musrembang RKPD 2026 dihadiri oleh Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerisa dan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana C Ratuanak, Pimpinan dan Anggota dewan, Forum forkopimda, PJ.Sekda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan OPD, pimpinan Instansi Vertikal, BUMD, Ketua Tim penggerak PKK Kepulauan Tanimbar, Tokoh Agama, serta Pimpinan Perguruan Tinggi maupun Tokoh Masyarakat, Pimpinan LSM, pimpinan Kepemudaan.
Dalam kegiatan ini kepala Bapplitbanda Kab. Kepulauan Daerah Domi. C Makatita memberikan keterangan saat di wawancarai oleh wartawan media ini mengatakan, “Forum ini adalah forum Musrenbang, RKPD 2026. Forum ini sesungguhnya menyepakati usulan-usulan program kegiatan dari hasil Musrenbang Desa ke Musrenbang Kecamatan, terkait usulan-usulan tersebut, dapat disepakati serta dapat diakomodir dan pada akhirnya bermuara pada APBD anggaran tahun 2026.” Terang Domi
Kepala Bapplitbang juga menerangkan bahwa forum Musrenbang RKPD 2026 ini adalah bagian dari fermentasi kegiatan program penyampaian Visi Misi Bupati dan wakil Bupati yang baru dengan RPJMD nya untuk perencanaan tahun 2026.
Makatita selaku kepala Bapplitbang Kab. Kepulauan Tanimbar berharap usulan usulan ini dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat di desa, bahkan banyak kebutuhan masyarakat di delapan puluh (80) desa yang ada di Kabupaten ini. Olehnya itu Musrenbang desa sesuai juknisnya sudah diarahkan, Bahwa yang diusulkan itu adalah betul-betul menjadi kebutuhan prioritas yang menyentuh untuk kebutuhan dan kepentingan masyarakat di daerah ini.
Disadari bahwa keterbatasan keuangan daerah, merupakan kendala namun diharapkan kegiatan ini dapat berjalan sesuai prioritas yang diusulkan. Kenapa, karena ada Dana Desa dan ADD dari desa yang diberi ruang untuk menyelenggarakan pembangunan lewat program kegiatan yang sekopnya desa dapat ditangani.
Sekiranya dalam kegiatan yang membutuhkan banyak biaya dapat diusulkan ke Kabupaten, olehnya itu dalam Musrenbang Kabupaten inilah dapat disepakati dengan tetap mengedepankan skala prioritas pembangunan tahun 2026 nanti.
(Bayu Saputro).
















