Antisipasi Jual Tanah Ulayat, Masyarakat Adat Hukum Kurai Bersama Parik Paga Nagari Kurai Pasang Spanduk

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 07:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, CNN Indonesia.id – Berawal dari adanya postingan di media sosial tentang penjualan tanah yang telah di kapling kapling di Objek tanah pasukuan Pisang, pangulu pucuak DT Bagindo Nagari kurai limo jorong dengan luas lebih kurang 3000 M2 yang terletak di Sawah paduan kelurahan Pakan kurai kecamatan Guguk Panjang kota Bukittinggi.

Hal ini disampaikan oleh Inyiak Dt Nan Laweh kepada media pada Rabu 21 Mei 2025,terkait permasalahan tersebut, yang turun ke lokasi, setelah melakukan konsolidasi dengan anak kemenakan, sesuai dengan yang kami sepakati, dan alhamdulillah hari ini kami bersama anak nagari masyarakat hukum adat turun ke lokasi untuk pemasangan spanduk ” Objek adalah tanah pasukuan pisang pangulu pucuak Dt Bagindo ” dibeberapa titik,ujarnya.

Setelah kami cek dari nomor telepon yang ada di medsos tersebut, memang benar tanah ini mau di jual perkaplingnya, dan inilah yang akan kita cari kebenarannya, imbuhnya.

Baca Juga:  Polres Langkat Ikuti Launching Program Perkarangan Pangan Lestari Untuk Ketahanan Pangan Nasional

Dahulunya tanah ini adalah sawah paduan yang di pegang pangulu pucuak Dt Bagindo tanah ulayat orang Kurai,sekarang sudah menjadi kampung, dan tanah ini sekarang di tempati masyarakat dengan sistim sewa, tuturnya menjelaskan.

Dan kami telah siap menghadapi apabila ada pihak yang mengklaim atas tanah ini, kita siap melakukan mediasi atau nego nego nantinya, tutupnya.

Sementara itu, Nadia salah seorang warga yang bersama keluarganya menyewa lahan tersebut, merasa was was dan cemas dengan dijualnya tanah yang mereka tempati sekarang, karena kami disini sudah puluhan tahun, dan tau tau tanah ini harus di kosongkan, sebab akan di jual kaplingan, ucapnya kepada media.

Sampai berita ini dirilis Masyarakat adat hukum Kurai yang dipimpin Inyiak Dt Nan Laweh bersama Parik Paga Nagari Kurai Limo jorong melakukan kunjungan ke Kantor kelurahan Pakan Kurai menelusuri dan mempertanyakan hal tersebut.
(Fendy Jambak)

Berita Terkait

Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Hampir Rampung, Siap Dorong Perekonomian Masyarakat
Camat Lingga Bayu Pimpin Rapat Pembentukan Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Seluruh Unsur Pemerintah, Pendidikan dan TNI
Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar
Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra
Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam
DPRD Kabupaten OKI Gelar Rapat Paripurna Perubahan
KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela
Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:38

Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Hampir Rampung, Siap Dorong Perekonomian Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:42

Camat Lingga Bayu Pimpin Rapat Pembentukan Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Seluruh Unsur Pemerintah, Pendidikan dan TNI

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:11

Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:07

Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:08

Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:57

KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Berita Terbaru