Sudah Setahun Lebih Pasca Galodo, Jembatan Bukik Batabuah Belum Diperbaiki

- Redaksi

Sabtu, 28 Juni 2025 - 05:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukik Batabuah, CNN Indonesia.id – Sudah lebih dari satu tahun berlalu sejak bencana galodo (banjir bandang) melanda wilayah Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Namun hingga saat ini, Jembatan Bukik Batabuah yang rusak akibat terjangan material lumpur dan batu besar dari lereng Gunung Marapi, belum juga diperbaiki. Kondisi ini membuat akses masyarakat terganggu dan menimbulkan keresahan yang tak kunjung usai.

Jembatan yang menjadi penghubung utama antara Nagari Bukik Batabuah dengan daerah sekitarnya ini sangat vital, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan. Pasca galodo, jembatan tersebut nyaris putus total, menyisakan kerangka besi

Berbagai keluhan telah disampaikan oleh warga kepada pemerintah daerah, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Namun, belum ada langkah konkret yang terlihat di lapangan. Warga mengaku kecewa karena perhatian pemerintah terhadap infrastruktur pasca bencana terkesan lambat dan tidak merata. “Kami sudah capek menunggu janji. Setiap musyawarah, katanya akan segera diperbaiki, tapi hasilnya nol,” keluh Arman, salah seorang warga setempat.

Baca Juga:  Anak Penderita Hidrosefalus di Koto Tangah Dikunjungi Bapak Asuh Stunting Sumbar

Kondisi ini juga berdampak besar terhadap roda perekonomian masyarakat yang tentu juga sangat membahayakan keselamatan mereka.

Menurut informasi dari beberapa tokoh masyarakat, anggaran perbaikan sebenarnya telah diajukan dalam rapat APBD tahun lalu. Namun, belum jelas alasan tertundanya proses realisasi pembangunan jembatan tersebut. Hal ini memunculkan spekulasi di tengah masyarakat bahwa birokrasi yang rumit dan kurangnya prioritas menyebabkan proyek ini tak kunjung dikerjakan.

Warga berharap ada kejelasan dan tindakan cepat dari pemerintah,  Masyarakat menilai bahwa infrastruktur yang rusak akibat galodo harusnya menjadi prioritas utama dalam pemulihan daerah terdampak.

Kini, lebih dari satu tahun sudah berlalu sejak bencana itu datang. Namun luka yang ditinggalkan belum sepenuhnya pulih. Jembatan Bukik Batabuah masih berdiri dalam kondisi mengenaskan, menjadi saksi bisu dari lambannya proses pemulihan. Masyarakat hanya bisa berharap, semoga suara mereka benar-benar didengar dan perubahan segera diwujudkan.

(*)

Berita Terkait

Bupati JTP Hutabarat: Perempuan Adalah Fondasi Keberhasilan Keluarga dan Pembangunan
Dihadapan Gubernur Sumbar YTPK IASMA 1 Landbouw Nyatakan Terus Bergerak
Negara di Ujung Jurang? Pemerintahan Prabowo Dihantam Alarm Kebangkrutan, Rakyat Diminta Jangan Diam
Pembayaran UP3 Adalah Kewajiban Ini Kerja Nyata Bukan Proyek Mangkrak
Khatam Al-Qur’an dan Pelepasan 210 Siswa Kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal Berlangsung Khidmat dan Meriah
18 Tahun Menanti Hak Tanah, Warga Transmigrasi Kapas I Tagih Ketegasan Pemerintah
Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX
Bupati Taput Pimpin Coffee Morning dengan Pimpinan OPD dan Seluruh Camat
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:59

Bupati JTP Hutabarat: Perempuan Adalah Fondasi Keberhasilan Keluarga dan Pembangunan

Selasa, 28 April 2026 - 14:36

Dihadapan Gubernur Sumbar YTPK IASMA 1 Landbouw Nyatakan Terus Bergerak

Selasa, 28 April 2026 - 09:21

Negara di Ujung Jurang? Pemerintahan Prabowo Dihantam Alarm Kebangkrutan, Rakyat Diminta Jangan Diam

Selasa, 28 April 2026 - 08:09

Pembayaran UP3 Adalah Kewajiban Ini Kerja Nyata Bukan Proyek Mangkrak

Selasa, 28 April 2026 - 04:27

Khatam Al-Qur’an dan Pelepasan 210 Siswa Kelas IX MTsN 6 Mandailing Natal Berlangsung Khidmat dan Meriah

Senin, 27 April 2026 - 04:04

Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX

Senin, 27 April 2026 - 04:02

Bupati Taput Pimpin Coffee Morning dengan Pimpinan OPD dan Seluruh Camat

Sabtu, 25 April 2026 - 23:46

Bunda Endarmy DPRD Sumbar Tegaskan Kewenangan Ada di PUPR Padang Pariaman

Berita Terbaru