Wabup Juliana Ratuanak Apresiasi Proyek seaBLUE Hadir di Tanimbar Sebagai Harapan Baru Nelayan Kecil

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 04:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id –
Kabupaten Kepulauan Tanimbar kembali mendapat kepercayaan sebagai salah satu wilayah prioritas intervensi program nasional dan internasional.

Kali ini melalui seaBLUE Project atau Strengthening Livelihoods of Small-Scale Fishers and Promoting Sustainable Local Economic Development through the Blue Economy, yang resmi digelar lewat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Pandopo Bupati, Saumlaki, Senin (7/7/2025).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, UNDP, dan Pemerintah Jepang, serta difasilitasi oleh BPPSDMKP dan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon. Proyek ini bertujuan memperkuat mata pencaharian nelayan kecil dan mendorong pembangunan ekonomi lokal berkelanjutan berbasis potensi laut.

Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan Tanimbar sebagai lokasi intervensi.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran tim dari BPPSDMKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta mitra pembangunan dari UNDP dan Pemerintah Jepang. Ini langkah strategis yang kami sambut dengan penuh harapan,” kata Ratuanak.

Menurutnya, sebagai daerah kepulauan yang menjadi beranda terdepan NKRI di kawasan selatan, Tanimbar masih menghadapi tantangan serius dalam pembangunan. Dengan wilayah laut mencapai 80 persen dari total luas wilayah 52.995 km², sektor kelautan dan perikanan seharusnya menjadi lokomotif utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Wali Nagari Sumarasok Mhd.Nurzen Bersama Keluarga Mengucapkan Selamat Menyambut Bulan Ramadhan 1446 H

“Potensi perikanan kita sangat besar, karena berada di dua wilayah pengelolaan perikanan nasional, WPP 714 (Laut Banda) dan WPP 718 (Laut Arafura). Tapi selama ini belum dimanfaatkan optimal karena keterbatasan SDM, sarana-prasarana, dan masih adanya praktik ilegal yang merugikan nelayan kita sendiri,” ujarnya.

Proyek seaBLUE, tambah Juliana, diharapkan dapat menjadi titik balik perubahan. Melalui pendekatan kolaboratif dan terintegrasi, proyek ini membawa harapan untuk membangun usaha perikanan yang berkelanjutan, memperkenalkan teknologi ramah lingkungan, serta memperkuat kelembagaan ekonomi nelayan kecil.

“Nelayan kita harus diberdayakan, bukan hanya sebagai penerima bantuan, tapi sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi daerah. Inilah semangat yang dibawa oleh seaBLUE,” tegasnya.

Wabup juga mengajak seluruh pihak, baik dari pusat maupun daerah, serta mitra pembangunan dan masyarakat, untuk bergandengan tangan mewujudkan cita-cita besar ini.

“Mari kita jadikan seaBLUE sebagai game changer pembangunan pesisir. Kita tidak bisa jalan sendiri. Butuh sinergi, kerja keras, dan komitmen bersama,” tandasnya.

Dengan dimulainya proyek ini, Tanimbar tidak hanya menatap laut sebagai kekayaan alam semata, tapi juga sebagai masa depan yang menjanjikan, asal dikelola dengan bijak, adil, dan berkelanjutan.
(AM).

Berita Terkait

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba
Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah
PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026
Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi
Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina
Normalisasi Batang Anai Anduriang Dibahas di Rapat Paripurna, Bunda Endarmy Temui Wagub Vasko Ruseimy
Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar
Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:38

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:12

Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:10

PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:14

Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:07

Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:02

Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:14

Kantor Imigrasi Agam Proses Deportasi WNA Malaysia Usai Jalani Hukuman Narkotika

Berita Terbaru