Sertu Kholis Nasution Mengisi Acara Wawasan Kebangsaan Dan Moderasi Beragam Di MAN 4 MADINA

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madina, Sumut, CNN Indonesia.Id
Dalam pelaksanaan kegiatan MATSAMA yang dilaksanakan di MAN 4 MADINA yang di ikuti oleh siswa dan siswi didik baru di MAN 4 MADINA laksanakan selama tiga hari dimulai dari Selasa 15 Juli sampai dengan Kamis 17 Juli 2025.

Sertu Kholis Nasution yang memang sudah melanglang buana sampai ke luar negeri dalam menjalankan tugas negara adalah seorang Babinsa yang selalu berperan aktif disetiap sesi kegiatan baik kegiatan Kecamatan begitu juga diberbagai kegiatan kegiatan lain di seluruh sekolah yang ada di wilayah kecamatan Lingga Bayu tetap selalu aktif dalam membantu meningkatkan kemajuan Lingga Bayu, dan tetap memberikan pencerahan, pengetahuan, serta informasi yang positif kepada masyarakat.

Begitu juga kehadiran nya di MAN 4 MADINA sebagai pemateri kepada siswa dan siswi baru untuk mengisi materi wawasan kebangsaan (Wasbang) dan Moderasi Beragama.

Dimana sebelum nya Sertu Kholis Nasution terlebih dahulu memperkenalkan diri kepada siswa dan siswi baru di MAN 4 MADINA, baru dilanjutkan pemaparan tentang Moderasi Beragama.

Matsama (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) adalah kegiatan yang dilaksanakan di madrasah untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Tujuan dilaksanakan Matsama bagi siswa dan siswi baru adalah:

1. Mengenal lingkungan sekolah : Siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah, fasilitas, dan tenaga pendidik.
2. Membangun hubungan : Siswa baru dapat membangun hubungan dengan teman-teman dan guru-guru.
3. Mengenal kurikulum dan program sekolah. : Siswa baru dapat memahami kurikulum dan program sekolah.
4. Mengembangkan keterampilan : Siswa baru dapat mengembangkan keterampilan sosial, emosional, dan akademis.
5. Meningkatkan kesadaran : Siswa baru dapat meningkatkan kesadaran tentang nilai-nilai dan norma-norma di sekolah.
6. Mengurangi stres : Matsama dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan siswa baru dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

Dengan demikian, Matsama dapat membantu siswa baru merasa lebih nyaman dan siap untuk belajar di madrasah.

Baca Juga:  Gubsu Tinjau Jalan Provinsi Batas Toba-Labura Dikerjakan Tahun Depan

Moderasi beragam adalah konsep yang mengacu pada pendekatan yang seimbang dan bijak dalam mengelola keragaman atau perbedaan dalam berbagai konteks, seperti agama, budaya, politik, atau sosial. Moderasi beragam bertujuan untuk menciptakan harmoni, toleransi, dan pemahaman di antara individu atau kelompok yang berbeda latar belakang, keyakinan, atau pandangan.

Moderasi beragam memiliki beberapa prinsip utama, seperti:

1. Menghargai perbedaan
2. Membangun dialog dan komunikasi
3. Mengembangkan empati dan toleransi
4. Mencari titik temu dan kesepakatan
5. Menghindari ekstremisme dan fanatisme

Dengan menerapkan moderasi beragam, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis, damai, dan sejahtera. Moderasi beragam juga dapat membantu mengurangi konflik, meningkatkan pemahaman, dan membangun kerja sama di antara individu dan kelompok yang berbeda.

Wawasan kebangsaan adalah pemahaman dan kesadaran tentang identitas, nilai-nilai, dan kepentingan bangsa yang dimiliki oleh warga negara. Wawasan kebangsaan mencakup:

1. Cinta tanah air : Rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan negara.
2. Kesadaran nasional : Pemahaman tentang sejarah, budaya, dan nilai-nilai bangsa.
3. Nilai-nilai kebangsaan : Nilai-nilai yang menjadi pedoman bagi warga negara, seperti gotong royong, kerja sama, dan toleransi.
4. Kepentingan nasional : Pemahaman tentang kepentingan dan tujuan bangsa.

Wawasan kebangsaan penting untuk:

1. Membangun persatuan dan kesatuan : Meningkatkan kesadaran dan kesadaran nasional dapat membantu membangun persatuan dan kesatuan bangsa.
2. Mengembangkan rasa tanggung jawab : Meningkatkan kesadaran tentang tanggung jawab sebagai warga negara dapat membantu mengembangkan rasa tanggung jawab dan partisipasi dalam pembangunan bangsa.
3. Menghadapi tantangan global : Wawasan kebangsaan dapat membantu bangsa menghadapi tantangan global dengan lebih siap dan efektif.

Dengan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, warga negara dapat berkontribusi dalam membangun bangsa yang lebih maju, sejahtera, dan berdaulat.

(M.SN)

Berita Terkait

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir
Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan
Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang
Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan
Jalan Elak dan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Kejari
Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan
Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir

Senin, 16 Maret 2026 - 09:23

Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Senin, 16 Maret 2026 - 03:49

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:48

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:54

Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:52

Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

Berita Terbaru