Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Puluhan warga di Aceh Timur diduga menjadi korban penipuan yang dilakukan oknum bendahara Prabu Satu DPW Aceh Timur berinisial N atau Nurjamaah. Kasus ini kini mendapat perhatian dari Lembaga Aliansi Indonesia, Badan Advokasi Indonesia (BAI), dan Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI).
Ketua Harian Aliansi Indonesia, Agusalim, menyatakan hasil investigasi menunjukkan adanya praktik penipuan terstruktur dengan modus perekrutan kerja.
“Nurjamaah meminta Rp100 ribu untuk biaya pendaftaran dan Rp1,5 juta untuk pembelian baju. Puluhan masyarakat sudah menyerahkan uang dengan janji mendapat pekerjaan, termasuk di program Dapur MBG Gizi. Namun janji itu tidak pernah dipenuhi,” kata Agusalim, Sabtu (4/10).
Sejumlah korban mengaku nomor mereka diblokir setelah menanyakan kejelasan. Bahkan, ketika mendatangi rumah Nurjamaah, jawaban yang diberikan hanya berupa janji baru yang kembali tidak ditepati.
Aliansi Indonesia menegaskan akan terus mendampingi korban hingga kasus ini diproses hukum.
“Kami berharap pihak berwajib segera mengambil langkah hukum agar masyarakat mendapatkan keadilan,” tegas Agusalim.
(Rasyidin)
















