Lima Korban Sambaran Petir di Evakuasi Polsek Kempo,Dua Orang Dinyatakan MD

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 12:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dompu, NTB, CNN Indonesia.id – Pergi belanja ke toko bisa di tunda tapi musibah alam siapa yang tahu. Tragedi alam yang datang dengan tiba-tiba menimbulkan keadaan masyarakat tolokalo cemas dan panik. Kenapa tidak pada hari Selasa, (11/11/2025) sekitar pukul 11.40 Wita, jajaran Polsek Kempo Polres Dompu bergerak cepat mengevakuasi para korban sambaran petir yang terjadi di lahan pertanian milik warga Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu.

Dalam peristiwa yang. Mengenaskan itu, dua orang meninggal dunia di tempat, sementara tiga lainnya mengalami luka bakar dan kini masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Kempo.

Peristiwa tragis itu terjadi di lahan milik Mustakim yang berlokasi di So Moti To’i, Desa Tolokalo. Berdasarkan keterangan saksi yang juga korban selamat, saat itu sebanyak tujuh orang tengah membuat pondok di lahan pertanian. Karena hujan deras disertai petir, mereka beristirahat di bawah pondok. Namun secara tiba-tiba petir menyambar, mengenai lima orang sekaligus,sehingga menyebabkan dua di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin bersama anggota langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan tindakan cepat dengan mengevakuasi para korban ke Puskesmas Kempo menggunakan kendaraan milik warga. Setibanya di Puskesmas, dua korban dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya langsung mendapatkan penanganan medis intensif.

“Begitu kami menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi untuk memastikan keselamatan para korban serta mengamankan situasi di TKP. Dua korban meninggal dunia langsung kami bantu evakuasi ke Puskesmas, kemudian kami kawal hingga ke rumah duka atas permintaan keluarga,” ujar Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin.

Baca Juga:  Polsek Dompu Rutin Patroli Malam, Guna Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Adapun identitas korban meninggal dunia masing-masing adalah:

1. Iswadin Tabrin (35), alamat Dusun Pemukiman, Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.

2. Sukrin Ahmad (45), Ketua BPD Bumi Pajo, alamat Dusun Pemukiman, Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.

Sedangkan tiga korban lainnya yang masih dalam perawatan medis di Puskesmas Kempo yakni:
1- M. Ali (43),
2- Muhammad Ridwan (23), dan
3- Mustakim (45),

Ketiganya merupakan warga Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.

Atas petunjuk Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dua jenazah korban yang meninggal dunia dikawal langsung oleh personel Polsek Kempo menuju rumah duka di Desa Bumi Pajo. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum atau pemeriksaan lanjutan.

Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika dalam keterangannya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut.

“Kami keluarga besar Polres Dompu turut berbelasungkawa. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan bagi korban yang masih dirawat semoga segera pulih,” ujarnya.

Situasi di lokasi kejadian hingga saat ini dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, dengan personel Polsek Kempo masih melakukan monitoring dan koordinasi dengan pihak keluarga serta pemerintah setempat, pungkas Kapolsek Kempo Iptu Jubaidin via Kasi humas polres Dompu Iptu Nyoman Suardika. (Rdw)

Berita Terkait

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba
Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah
PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026
Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi
Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina
Normalisasi Batang Anai Anduriang Dibahas di Rapat Paripurna, Bunda Endarmy Temui Wagub Vasko Ruseimy
Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar
Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:38

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:12

Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:10

PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:14

Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:07

Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:02

Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:14

Kantor Imigrasi Agam Proses Deportasi WNA Malaysia Usai Jalani Hukuman Narkotika

Berita Terbaru