Hujan Deras Tak Surutkan Semangat: Upacara Hari Guru Nasional ke-80 di Lingga Bayu Berlangsung Khidmat

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 07:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal,  CNN Indonesia.Id — Meski diguyur hujan deras sejak pagi, Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 di Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, tetap berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, Selasa (25/11/2025). Ratusan guru dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan tetap berdiri tegak di Lapangan Hijau depan Kantor Camat Lingga Bayu, menjadikan peringatan tahun ini sebagai simbol keteguhan semangat para pendidik daerah.

Korwil Pendidikan XII Lingga Bayu, Drs. Rizal Efendi Lubis, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pokok-pokok pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, yang menekankan pentingnya transformasi pendidikan, penguatan kompetensi guru, dan peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh Indonesia, termasuk wilayah 3T dan daerah terpencil.

“Hujan tidak melemahkan semangat kita. Guru adalah benteng moral bangsa dan agen perubahan yang harus terus bergerak di tengah tantangan zaman,” ujar Rizal Efendi dalam amanatnya.

Upacara Tetap Berjalan di Tengah Guyuran Hujan
Meski lapangan becek dan peserta harus memakai mantel hujan, rangkaian upacara tetap berlangsung penuh disiplin. Para petugas upacara, yang seluruhnya merupakan guru dan tenaga pendidik, melaksanakan tugas dengan sigap mulai dari pengibaran bendera, pembacaan UUD 1945, ikrar guru, hingga paduan suara yang dipimpin Enni Khairani Lubis S.Pd bersama guru MTsN 6 Madina.

Adapun susunan petugas upacara meliputi:

Ajudan: Ali Napiah S.Pd.I
Perwira Upacara: Khoirun Fitrah S.Pd.I
Pemimpin Upacara: Irhamdika S.Pd
Penggerek Bendera: Salman S.Pd, Uli Sri Wahyuni S.Pd, Ilhamuddin Nasution S.Pd
Pembaca UUD 1945: Fitrah Habibullah Lubis S.Pd
Pembaca Ikrar Guru: Mardiani S.Pd
Pembaca Kode Etik Guru: Abdul Husein Nasution S.Pd
Pembaca Doa: Kepala KUA Lingga Bayu, Khairul Saleh Nasution SH
Pembawa Acara: Endarwati S.Pd
Hadir Unsur Muspika dan Perwakilan TNI–Polri
Upacara juga dihadiri Camat Lingga Bayu Edy Ikhsan Lubis SH, Kapolsek Lingga Bayu AKP Parsaulian Ritonga SH, perwakilan Danramil 16/BTN Babinsa Sertu Kholis Nasution, serta pejabat KUA Lingga Bayu.

Baca Juga:  Komandan Lanal Nabire Mengikuti Kegiatan di Mabesal

Kehadiran unsur Muspika menunjukkan dukungan pemerintah dan aparat setempat terhadap peningkatan mutu pendidikan di wilayah Mandailing Natal, yang masih menghadapi tantangan sarana prasarana dan distribusi tenaga guru.

Ratusan Guru dan Pelajar Ikut serta
Peserta upacara terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa dari berbagai satuan pendidikan, termasuk:

SMA Negeri 1 Lingga Bayu
MAN 4 Mandailing Natal
SMP Negeri 1 Lingga Bayu
MTsN 6 Madina
SD Negeri 285 Lingga Bayu
Meski kondisi cuaca tidak ideal, barisan peserta tetap rapi dan menunjukkan kedisiplinan tinggi. Banyak guru terlihat basah kuyup, tetapi tetap mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Momen Haru Saat Murid Memberikan Bunga kepada Guru
Usai upacara, sejumlah murid memberikan bunga kepada guru mereka sebagai tanda penghormatan dan terima kasih. Beberapa guru tak kuasa menahan air mata. Momen itu menjadi penutup yang emosional sekaligus mengingatkan bahwa profesi guru memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan peserta didik.

Makna Nasional dari Upacara di Daerah
Meski berlangsung di kecamatan kecil di ujung selatan Sumatera Utara, peringatan Hari Guru Nasional di Lingga Bayu menegaskan kembali bahwa keteguhan guru adalah fondasi utama keberlangsungan pendidikan nasional.

Di tengah tantangan kualitas pendidikan Indonesia, keterbatasan fasilitas di daerah, serta perubahan kurikulum yang menuntut adaptasi cepat, komitmen guru-guru di daerah seperti Lingga Bayu menjadi contoh nyata bahwa semangat pendidikan tidak pernah padam.

Peringatan HGN ke-80 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemerataan kualitas pendidikan tidak hanya berbicara soal anggaran maupun infrastruktur, tetapi juga soal pengakuan, dukungan, dan keberpihakan nyata kepada guru sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

(M.SN)

Berita Terkait

Kapolsek Lingga Bayu Salurkan Santunan Sembako kepada Lansia di Desa Bonca Bayuon
Wabup Tanimbar Resmi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Publik Minta Dugaan Pungli di Puskesmas Peureulak Segera Diusut
“Hanya Orang yang berani gagal, dapat Meraih Keberhasilan Besar”
Masyarakat Mendukung Penindakan Gakkum Lalu lintas Polresta Bukittinggi, Tidak Ada Pungli
Membangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Kawasan Timur Indonesia
Fathil FC Patiluban Hilir Tampil Perkasa! Taklukkan Baringin Jaya 2-0 dan Sabet Gelar Juara Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Forkopimcam dan Pelajar Lingga Bayu Teguhkan Semangat Persatuan Bangsa
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:11

Kapolsek Lingga Bayu Salurkan Santunan Sembako kepada Lansia di Desa Bonca Bayuon

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:13

Wabup Tanimbar Resmi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:07

Publik Minta Dugaan Pungli di Puskesmas Peureulak Segera Diusut

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:59

“Hanya Orang yang berani gagal, dapat Meraih Keberhasilan Besar”

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:43

Masyarakat Mendukung Penindakan Gakkum Lalu lintas Polresta Bukittinggi, Tidak Ada Pungli

Senin, 1 Juni 2026 - 07:07

Fathil FC Patiluban Hilir Tampil Perkasa! Taklukkan Baringin Jaya 2-0 dan Sabet Gelar Juara Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:12

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Forkopimcam dan Pelajar Lingga Bayu Teguhkan Semangat Persatuan Bangsa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:39

Anak Sikolah Radjo Baralek Gadang, Alumni SMAN 2 Bukittinggi Peringati 170 Tahun Sekolah

Berita Terbaru