Ranah Batahan, CNN Indonesia.Id – Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir dan longsor di empat kecamatan pada Rabu (26/11). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP-PKK Ny. Sifrowati Yulianto serta sejumlah pimpinan OPD.
Peninjauan dimulai dari kawasan longsor di ruas jalan Kajai, Kecamatan Talamau. Bupati melihat langsung kerusakan yang terjadi dan meminta jajaran teknis segera menyiapkan langkah cepat, termasuk pembukaan jalur alternatif agar mobilitas masyarakat tetap berjalan. Ia juga menginstruksikan Dinas PUPR Pasbar berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat untuk percepatan penanganan jalan dan infrastruktur terdampak.
Rombongan kemudian bergerak menuju Dapur Umum Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman, yang menjadi pusat penyediaan makanan bagi warga terdampak dan para pengungsi. Bupati memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dan distribusi bantuan berjalan tanpa hambatan.
Dalam perjalanan ke Posko Banjir Koto Sawah, Kecamatan Koto Balingka, Bupati turut memantau arus lalu lintas yang tersendat akibat genangan air. Ia memastikan proses evakuasi warga—termasuk evakuasi pasien rujukan menggunakan mobil pemadam kebakaran—berjalan aman dan terkendali.
Sesampainya di Koto Sawah, Bupati meninjau permukiman yang terendam banjir. Dapur umum di lokasi tersebut telah beroperasi, dan warga mulai memasak untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi. Pada kesempatan itu, Pemda Pasbar juga menyerahkan bantuan darurat berupa beras, roti, dan air mineral.
Dari Koto Sawah, rombongan melanjutkan perjalanan ke Jorong Muaro Mais, Nagari Batahan Tengah, Kecamatan Ranah Batahan, untuk melayat korban longsor atas nama Roki Hidayah (13). Korban sebelumnya mengungsi bersama keluarga akibat banjir. Saat membantu memperbaiki selang air yang terputus, longsor mendadak terjadi dan menimpanya.
Jenazah Roki disemayamkan di rumah duka yang tidak terdampak banjir. Bupati Yulianto dan Ketua TP-PKK menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban.
“Pemerintah Daerah Pasaman Barat menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara kita. Kami berharap keluarga diberi kekuatan dan keikhlasan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah,” ujar Bupati.
Bupati Yulianto kembali mengimbau masyarakat Pasbar untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlanjut.
“Kami meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam kondisi apa pun. Cuaca seperti sekarang dapat memicu berbagai potensi bencana, sehingga kewaspadaan harus selalu dijaga,” tegasnya.
(M.SN)
















