Agam, CNN Indonesia.id — Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I Non TPI Agam, Kizlar Assad, menggelar kegiatan silaturahmi bersama awak media di wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Kantor Imigrasi dengan insan pers dalam mendukung peningkatan kualitas layanan keimigrasian ke depan.
Dalam suasana yang penuh keakraban, Kizlar Assad menyampaikan bahwa peran media sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat. Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih intens dan konstruktif antara Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam dengan awak media.
Lebih lanjut, Kizlar Assad mengajak rekan-rekan media untuk saling berkolaborasi dalam mengawasi pergerakan orang asing, khususnya yang berkaitan dengan pengurusan dan kepatuhan terhadap dokumen keimigrasian.
Menurutnya, pengawasan keimigrasian tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat dan media sebagai kontrol sosial.
“Kami berharap adanya kerja sama yang baik dengan media dalam memberikan pemberitaan yang berimbang, sekaligus membantu menyosialisasikan aturan dan prosedur keimigrasian kepada masyarakat luas,” ujar Kizlar Assad.
Pada kesempatan tersebut, Kakanim Agam juga menghimbau kepada masyarakat yang mengalami kondisi kahar atau terdampak bencana alam agar segera melaporkan paspor yang hilang atau rusak. Laporan ini penting agar pihak imigrasi dapat memberikan pelayanan dan solusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam berkomitmen untuk terus meningkatkan program dan progres layanan, khususnya dalam pengurusan paspor. Peningkatan kualitas layanan ini mencakup percepatan proses, transparansi, serta kemudahan akses bagi masyarakat.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam dan awak media semakin solid, sehingga mampu mendukung terciptanya pelayanan keimigrasian yang profesional, humanis, dan terpercaya bagi masyarakat.
(Basa)
















