Diduga Tambang Emas Ilegal Gunakan 3 Excavator di Lokasi TPA Tewang Sangalang Garing

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalimantan Tengah, CNN Indonesia.id  – Aktivitas tambang emas ilegal diduga berlangsung di lokasi (TPA) Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Kabupaten Katingan. Kegiatan tersebut disinyalir menggunakan 3 alat berat jenis excavator dan dilakukan tanpa izin resmi,”Minggu 25/01/2026″

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas penambangan ini telah meresahkan masyarakat sekitar karena berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, pencemaran tanah, serta merusak hutan di lokasi TPA.
Salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa alat berat terlihat beroperasi di kawasan tersebut dalam beberapa waktu ini,dan diduga kuat pemilik alat berat tersebut oknum pengusaha Berinisial Basirun.
“Kami khawatir dampaknya bisa menimbulkan banjir dan longsor bagi masyarakat kabupaten Katingan,” ujarnya.

Baca Juga:  Temuan Alat Hisap Sabu di Sekolah Madina: Alarm Keras bagi Penegakan Hukum

Aparat penegak hukum dan instansi terkait diharapkan segera melakukan peninjauan dan penindakan terhadap aktivitas yang diduga melanggar hukum tersebut. Penggunaan alat berat dalam kegiatan pertambangan tanpa izin merupakan pelanggaran terhadap undang-undang pertambangan dan perlindungan lingkungan hidup.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih dimintai keterangan terkait langkah yang akan diambil untuk menghentikan aktivitas tersebut dan menindak pihak-pihak yang terlibat.

Masyarakat diimbau untuk terus melaporkan apabila menemukan aktivitas tambang ilegal yang menggunakan alat berat excavator yang dapat merusak lingkungan dan kawasan hutan.(MR)

Berita Terkait

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras
Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026
Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela
Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi
SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:00

Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:29

Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:22

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Berita Terbaru