DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

- Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Baginda Mangaraja Enda Sakti Panyabungan Tonga -Tonga
Mandailing Natal, CNN Indonesia.Id— Desakan agar segera lahir Peraturan Daerah (Perda) tentang Tanah Ulayat dan Masyarakat Hukum Adat kini menjadi isu serius yang terus bergulir di tengah masyarakat di Mandailing Natal. Berbagai tokoh Mandailing, baik di tingkat daerah, provinsi hingga nasional, mulai mempertanyakan keseriusan DPRD dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.

Isu ini bukan sekadar wacana budaya atau romantisme sejarah. Tanah ulayat bagi masyarakat Mandailing adalah identitas, sumber kehidupan, serta bagian dari sistem hukum adat yang telah hidup turun-temurun jauh sebelum lahirnya pemerintahan modern.

Namun hingga hari ini, Mandailing Natal belum memiliki Perda yang secara tegas mengakui dan melindungi keberadaan tanah ulayat serta masyarakat hukum adat. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik: mengapa regulasi yang begitu penting bagi masyarakat adat justru terkesan berjalan di tempat?
Sorotan kini mengarah kepada lembaga legislatif daerah, khususnya Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis.

Sebagai pimpinan lembaga yang memiliki fungsi legislasi, DPRD memiliki kewenangan strategis untuk mendorong lahirnya regulasi daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Sejumlah tokoh Mandailing menilai, momentum saat ini seharusnya menjadi kesempatan bagi DPRD untuk menunjukkan keberpihakan terhadap masyarakat adat. Mereka menegaskan bahwa pengakuan terhadap tanah ulayat bukan hanya soal budaya, tetapi juga soal keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap wilayah adat dari potensi konflik agraria.

Baca Juga:  Dugaan Selisih Harga Bantuan Sapi Presiden di Aceh Timur, Potensi Kerugian Negara Disorot

“Jika DPRD benar-benar berpihak kepada rakyat, maka pembahasan Perda Tanah Ulayat harus segera dimulai. Jangan sampai aspirasi masyarakat adat terus tertunda tanpa kejelasan,” ujar salah seorang tokoh Mandailing dalam diskusi publik yang membahas isu tersebut.

Para tokoh Mandailing juga mengingatkan bahwa konstitusi negara telah memberikan ruang pengakuan terhadap masyarakat hukum adat selama masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah dan DPRD memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan amanat tersebut dalam bentuk regulasi daerah.

Kini publik menunggu langkah nyata dari DPRD Madina. Apakah lembaga legislatif ini akan berdiri di barisan masyarakat adat untuk memperjuangkan pengakuan tanah ulayat, atau justru memilih diam di balik meja kekuasaan?

Pertanyaan ini menjadi ujian moral dan politik bagi para wakil rakyat di Mandailing Natal. Sebab bagi masyarakat Mandailing, tanah ulayat bukan sekadar lahan, melainkan warisan adat, jati diri, dan masa depan generasi yang harus dijaga.

(M.SN)

Berita Terkait

Anak Sikolah Radjo Baralek Gadang, Alumni SMAN 2 Bukittinggi Peringati 170 Tahun Sekolah
Adu Drama Penalti di Dalan Lidang, RBS Simarrobu Sabet Juara Tiga Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat
Idul Adha di Masjid Al Hikmah Kayuagung Berlangsung Khidmat, Semangat Kurban dan Kebersamaan Menguat
Rapat Tim Pengawasan Orang Asing Tingkat Kota Padang Panjang
Semarak Idul Adha 1447 H, Warga Kelurahan Simpang Gambir Gelar Sholat Ied di Lapangan Hijau
Masyarakat Desa Lobung Khidmat Laksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Al-Iman
Torusan CUP IV Resmi Dibuka, Martondi Muara Soma Tampil Perkasa Libas Balingka Batahan 3-0
Hari Raya Idul Adha 1447 H, Desa Lobung Sembelih 8 Ekor Sapi Qurban
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:39

Anak Sikolah Radjo Baralek Gadang, Alumni SMAN 2 Bukittinggi Peringati 170 Tahun Sekolah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:27

Adu Drama Penalti di Dalan Lidang, RBS Simarrobu Sabet Juara Tiga Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:09

Idul Adha di Masjid Al Hikmah Kayuagung Berlangsung Khidmat, Semangat Kurban dan Kebersamaan Menguat

Jumat, 29 Mei 2026 - 03:27

Rapat Tim Pengawasan Orang Asing Tingkat Kota Padang Panjang

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55

Semarak Idul Adha 1447 H, Warga Kelurahan Simpang Gambir Gelar Sholat Ied di Lapangan Hijau

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:48

Torusan CUP IV Resmi Dibuka, Martondi Muara Soma Tampil Perkasa Libas Balingka Batahan 3-0

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:45

Hari Raya Idul Adha 1447 H, Desa Lobung Sembelih 8 Ekor Sapi Qurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:30

Dinas Catatan Sipil Kabupaten Toba Jemput Bola Urusan Segala Surat Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru