MALALAK, CNN INDONESIA.ID – Rabu (4/11/2026) – Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dari pejabat lama Ulya Satar, S.STP., M.Si., kepada pejabat baru Novia Susandra, S.E., M.M., Rabu (4 November 2026).
Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelantikan yang sebelumnya dilakukan oleh Bupati Agam. Prosesi sertijab ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, S.E., M.Kom., bersama unsur Forkopimca, jajaran staf kecamatan, perwakilan dinas terkait, para wali nagari beserta perangkat, tokoh masyarakat, serta warga dan perantau Malalak yang turut hadir memberikan penghormatan kepada pejabat lama sekaligus menyambut camat yang baru.
Momen pelepasan Ulya Satar berlangsung penuh haru. Selama lebih kurang 11 bulan mengemban amanah sebagai Camat Malalak, ia telah membangun hubungan kekeluargaan dan kerja sama dengan berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat.
Tidak hanya menjalankan tugas pemerintahan, Ulya juga dikenal telah melakukan berbagai inovasi dan upaya pembenahan dalam mendorong kemajuan Kecamatan Malalak. Pengabdiannya berlangsung di tengah berbagai tantangan, terutama ketika wilayah Malalak turut mengalami musibah bencana alam yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat dan infrastruktur.
Dalam situasi tersebut, berbagai upaya penanganan dan pemulihan terus dilakukan. Hingga saat ini, proses rehabilitasi dan rekonstruksi masih menjadi perhatian bersama demi mengembalikan kehidupan masyarakat Malalak agar dapat bangkit dan kembali berkembang.
Hal yang membuat momen pergantian ini semakin istimewa, Ulya Satar merupakan putri asli kelahiran Malalak sekaligus perempuan pertama yang dipercaya menjabat sebagai Camat Malalak. Kehadirannya selama lebih dari 11 bulan menjadi bagian tersendiri dalam perjalanan pemerintahan Kecamatan Malalak.
Kini, berdasarkan kepercayaan dan amanah yang diberikan Bupati Agam, Ulya Satar mendapatkan tugas baru untuk melanjutkan pengabdian sebagai pejabat di Kecamatan Baso.
Masyarakat Malalak menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, serta kerja sama yang telah dibangun selama menjabat. Harapan masyarakat, seluruh pengalaman dan perjuangan yang telah dilalui menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tempat yang baru.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal berharap agar berbagai program dan inovasi positif yang telah dirintis oleh camat sebelumnya dapat terus dilanjutkan oleh pejabat yang baru.

Ia juga mengharapkan terjalinnya kolaborasi dan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah kecamatan, Forkopimca, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan pemulihan Malalak pascabencana.
Sementara itu, Camat Malalak yang baru, Novia Susandra, S.E., M.M., resmi mengemban amanah sebagai Camat ke-11 Kecamatan Malalak. Ia diharapkan mampu melanjutkan estafet kepemimpinan, mempertahankan program-program yang telah berjalan baik, serta menghadirkan berbagai terobosan baru untuk kemajuan daerah.
Novia Susandra juga diharapkan dapat merangkul seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat, sehingga tercipta hubungan kerja yang harmonis, solid, dan saling mendukung dalam menjalankan roda pemerintahan serta pelayanan publik.
Pada agenda yang sama, kegiatan juga dilanjutkan dengan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Malalak dari pejabat lama Emelia Febriani, S.E., M.Si., kepada Ketua TP-PKK yang baru, Ny. Novia Susandra. Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Ny. Muhammad Iqbal.
Pergantian kepemimpinan TP-PKK ini diharapkan semakin memperkuat peran organisasi perempuan dalam mendukung program pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penanganan stunting, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Kecamatan Malalak.
HARAPAN DAN KOMITMEN UNTUK MALALAK
Dalam suasana penuh kekeluargaan, masyarakat juga menyampaikan harapan agar Ulya Satar, meskipun kini bertugas di Kecamatan Baso, tidak melupakan kampung halamannya. Sebagai putri asli Malalak, kehadirannya tentu tetap diharapkan dapat memberikan perhatian dan dukungan moral bagi kemajuan daerah kelahirannya.
Ulya Satar pun secara tidak langsung menyampaikan komitmennya bahwa Insya Allah dirinya akan tetap menyempatkan diri pulang kampung dan memenuhi harapan masyarakat Malalak tersebut.
Sementara kepada Camat baru Novia Susandra, masyarakat berharap agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat membangun.
Malalak saat ini membutuhkan kebersamaan dan kerja nyata seluruh elemen, terutama dalam menghadapi tantangan pemulihan pascabencana, memperkuat perekonomian masyarakat, serta melanjutkan pembangunan nagari.
Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar seremonial pergantian pejabat, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan dan melanjutkan perjuangan menuju Malalak yang lebih maju, tangguh, dan sejahtera.
Selamat bertugas kepada Novia Susandra, S.E., M.M. sebagai Camat Malalak yang baru. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ulya Satar, S.STP., M.Si., atas segala pengabdian dan dedikasinya selama memimpin Kecamatan Malalak.
Semoga estafet kepemimpinan ini membawa semangat baru, memperkuat sinergi, dan menjadi langkah nyata bagi kebangkitan Malalak pascabencana.
(Ak)

