MALALAK SELATAN, CNN INDONESIA.ID – Dalam rangka memastikan program ketahanan pangan tahun 2026 berjalan sesuai harapan, Pemerintah Nagari Malalak Selatan bersama tim terkait melaksanakan kegiatan monitoring terhadap perkembangan program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh kelompok tani di wilayah Nagari Malalak Selatan.
Kegiatan monitoring tersebut dihadiri langsung oleh Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, B.Sc, didampingi Sekretaris Nagari (Sekna) Yetti Maza bersama sejumlah perangkat nagari lainnya.
Turut hadir Babinsa Serma H. Zainil A.
Kedatangan rombongan disambut oleh pengurus Kelompok Tani Jaya Sepakat, Zainal Efendi, yang sekaligus memberikan keterangan terkait perkembangan usaha peternakan ayam melalui program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang menjadi salah satu kegiatan pendukung ketahanan pangan di nagari tersebut.
Dalam kesempatan itu, Zainal Efendi menyampaikan bahwa usaha peternakan ayam yang dikelola kelompoknya hingga saat ini berjalan dengan lancar. Memasuki kurang lebih dua bulan masa pengembangan, kondisi dan perkembangan usaha peternakan tersebut menunjukkan hasil yang cukup signifikan.
Monitoring ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi usaha di lapangan, sekaligus mengetahui sejauh mana perkembangan kegiatan yang telah dijalankan, termasuk kendala maupun kebutuhan kelompok dalam mengembangkan usaha ke depannya.

Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, B.Sc, menyampaikan harapannya agar program ketahanan pangan ini dapat terus berjalan dengan baik, dikelola secara maksimal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anggota kelompok tani yang terlibat.
Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan bukan hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari keberlanjutan usaha dan dampak ekonominya terhadap masyarakat.
Ia berharap, dalam beberapa bulan ke depan, usaha peternakan ayam tersebut sudah mulai memasuki masa panen telur sehingga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi kelompok dan turut meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Alhamdulillah, sampai saat ini perkembangan usaha berjalan lancar dan menunjukkan kemajuan yang cukup baik. Kita berharap beberapa bulan ke depan sudah bisa menghasilkan telur sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh kelompok dan masyarakat. Insya Allah, dengan kerja sama dan pengelolaan yang baik, usaha ini akan terus berkembang,” demikian harapan Wali Nagari.
Melalui kegiatan monitoring ini, Pemerintah Nagari Malalak Selatan berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan agar berjalan secara berkelanjutan, produktif, dan tepat sasaran.
Diharapkan, program tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di tingkat nagari, tetapi juga membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Nagari Malalak Selatan pada tahun 2026.
(Ak)

