Ahli Waris Menolak Kebijakan Gubernur Maluku Terkait Ijin Koperasi di Gunung Botak

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 06:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buru, Namlea, MalukuĀ  CNN Indonesia.id – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di
diduga mendapatkan masukan yang kurang dan keliru dalam kebijakannya terkait dengan ijin IPR yang dikeluarkan kepada pihak Koperasi.

Dan hal ini mendapat respon keluarga ahli waris dari marga Nurlatu , Wael dan Besan.

Kebijakan Gubernur untuk mengeluarkan ijin IPR kepada 10 Koperasi Pertambangan dinilai tidak representatif mewakili ahli waris masyarakat adat Petuanan Kayeli terutama dari keluarga Wael , Besan dan Nurlatu.

” Sebagai pemilik hak ulayat lahan Gunung Botak kebijakan Gubernur itu berpotensi memicu konflik sosial , hukum , dan politik dikalangan masyarakat adat itu sendiri , ” ungkap Robi Nurlatu SH salah satu ahli waris dari marga Nurlatu.

Seharusnya IPR itu diprioritaskan bagi masyarakat adat pemilik lahan bukan kepada pihak lain yang tidak terkait langsung dengan lahan di Gunung Botak , tambah Robi.

Namun kata Robi , setiap warga negara mempunyai hak dan kesempatan yang sama termasuk Ormas untuk memperoleh Ijin Pertambangan Rakyat atau IPR baik dari Pemprov Maluku maupun Pemerintah Pusat asalkan sesuai dengan ketentuan UU Minerba dan Peraturan Pemerintah yang berlaku , sambungnya.

Baca Juga:  Wabup Tanimbar Resmi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Sumber Daya Alam berupa adanya kandungan emas di areal Gunung Botak merupakan kekayaan alam , semestinya ini dapat dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat terutama masyarakat lokal yang ada di areal sekitarnya maupun masyarakat Kab Buru umumnya , ungkap Robi.

” Bukan masyarakat lokal hanya menjadi penonton dinegeri dan lahannya sendiri , kemudian seolah diperbudak oleh mereka para korporasi asing , ” imbuhnya.

Oleh karena itu , pihak keluarga meminta kepada Gubernur Maluku untuk meninjau kembali penerbitan IPR yang telah diberikan kepada 10 Koperasi dan jika memang tidak sesuai dengan fakta dilapangan atau tidak ditemukan dukungan ahli waris yang sebenarnya maka kami minta ijin itu dibatalkan.

Diungkapkan oleh Robi , mereka mendukung jika Pemprov mengakomodir 10 IPR kepada Koperasi yang diusulkan oleh Pemda Kab Buru , karena mereka telah mendapatkan ijin pakai lahan dari ahli waris .

” Kami yakin 10 Koperasi yang diusulkan oleh Pemda jauh lebih baik dari sisi administrasi dan proses perijinan sampae dengan titik koordinat tiap Koperasi telah lengkap , ” kata Robi.

(BF)

Berita Terkait

Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Hampir Rampung, Siap Dorong Perekonomian Masyarakat
Camat Lingga Bayu Pimpin Rapat Pembentukan Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Seluruh Unsur Pemerintah, Pendidikan dan TNI
Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar
Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra
Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam
DPRD Kabupaten OKI Gelar Rapat Paripurna Perubahan
KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela
Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:38

Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Hampir Rampung, Siap Dorong Perekonomian Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:42

Camat Lingga Bayu Pimpin Rapat Pembentukan Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Seluruh Unsur Pemerintah, Pendidikan dan TNI

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:11

Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:07

Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:08

Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:57

KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Berita Terbaru