Diduga Lakukan Pembohongan Publik Ahli Waris Minta Ucok dan Helena di Tangkap

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 08:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buru, Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id – Persoalan areal lokasi Gunung Botak yang kini menjadi tambang emas ilegal yang berada di dusun Wamsait desa Dava Kecamatan Waelata terus bergulir .

Salah satu ahli waris areal tersebut Ibrahim Wael atau yang biasa disapa Bebeng menduga ada unsur penipuan yang dilakukan oleh Ketua Koperasi Sekunder Rusman Soamole alias Ucok dan Perwakilan PT. Wanshui Indo Mining ibu Helena .

Menurut Bebeng , pada pertemuan tanggal 29 april 2025 pukul 13 : 45 di Aula Polres Buru kedua orang tersebut telah menyampaikan informasi bohong kepada Kapolres Buru.

Dikatakan oleh Bebeng , dihadapan Kapolres Ucok mengaku kalau Gubernur Maluku telah keluarkan ijin IPR kepada 10 Koperasi karena lahannya sudah disetujui oleh pihak ahli waris.

Sementara lanjut Bebeng , keluarga besar pemilik hak atas lahan Gunung Botak
menolak kehadiran 20 Koperasi yang terindikasi tidak memiliki ijin eksplorasi tambang.

Bebeng memaparkan , salah satu ahli waris Hamat Wael ketika mengundang keluarga untuk pertemuan di rumah Rukia Wael , dan salah seorang yang bernama Haris Bessy menyuruh tandatangan kertas kosong dengan alasan mau mengisi daftar hadir.

Baca Juga:  Kapolres Muba Berikan Santunan Tali Asih Kepada Anak Yatim Piatu

Namun setelah ditandatangani oleh beberapa orang keluarga yang hadir ternyata daftar itu dijadikan sebagai bukti kalau pihak keluarga ahli waris telah menyetujui kehadiran Koperasi di areal Gunung Botak , kata Bebeng.

Dan bagi keluarga Ibrahim Wael ini adalah bentuk penipuan yang dilakukan oleh Rusman Arief Soamole dan Helena untuk dijadikan sebagai keabsahan guna memperoleh ijin IPR dari Pemprov Maluku.

” Kami sangat berharap kepada Kapolres Buru untuk memanggil saudara Rusman dan Helena untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka , dan Kapolres agar meneliti kembali surat ijin IPR tersebut , ” ungkap Bebeng.

Keluarga ahli waris Wael tetap konsisten menolak pihak Koperasi maupun Perusahaan melakukan aktifitas pertambangan di areal Gunung Botak.

Bebeng Wael mendukung apapun yang dilakukan oleh Pemerintah baik di Daerah , Provinsi maupun Pusat asalkan keabsahan kepemilikan lahan melalui Panitia Pembebasan Lahan sebagai bentuk keabsahan yang sesuai dengan aturan yang telah diatur oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia.

BF

Berita Terkait

Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Hampir Rampung, Siap Dorong Perekonomian Masyarakat
Camat Lingga Bayu Pimpin Rapat Pembentukan Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Seluruh Unsur Pemerintah, Pendidikan dan TNI
Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar
Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra
Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam
DPRD Kabupaten OKI Gelar Rapat Paripurna Perubahan
KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela
Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:38

Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Hampir Rampung, Siap Dorong Perekonomian Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:42

Camat Lingga Bayu Pimpin Rapat Pembentukan Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Seluruh Unsur Pemerintah, Pendidikan dan TNI

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:11

Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:07

Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:08

Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:57

KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Berita Terbaru