Bukittinggi, – Sebanyak 21 peserta qurban dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi melaksanakan prosesi pemotongan hewan qurban pada hari ini, Senin (9/6/2025), dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1446 H.
Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Kemenag Bukittinggi dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, jajaran pegawai, panitia qurban, serta masyarakat sekitar. Suasana penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan terasa sejak pagi hari.
Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi, melalui Syamsul Bahri Bidang Bimbingan Masyarakat Islam dalam menyampaikan bahwa kegiatan qurban ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali melaksanakan pemotongan hewan qurban dengan partisipasi yang cukup tinggi, yaitu sebanyak 21 orang peserta. Ini adalah bentuk ibadah sekaligus wujud solidaritas sosial dari ASN Kemenag terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, disembelih sejumlah hewan qurban yang terdiri dari 3 ekor sapi qurban kemudian dibagikan kepada mustahik yang telah didata sebelumnya oleh panitia, termasuk warga kurang mampu, kaum dhuafa, serta pegawai di lingkungan Kemenag.
Lebih lanjut Syamsul Bahri menyampaikan bahwa proses pemotongan dan pendistribusian daging dilakukan secara tertib dan sesuai dengan protokol kebersihan. Ia juga menambahkan bahwa partisipasi peserta qurban tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kita bersyukur antusiasme pegawai Kemenag untuk berqurban terus meningkat. Semoga menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi semua,” kata Fadli.
Kegiatan pemotongan hewan qurban ini juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar pegawai dan masyarakat sekitar, sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kepedulian dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Kemenag Bukittinggi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan semangat yang sama, serta menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.
(*)
















