Kamang Magek, CNN Indonesia.id – Dalam rangka melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2025, anggota DPRD Kabupaten Agam dari Daerah Pemilihan (Dapil) III menggelar pertemuan langsung dengan masyarakat di Kecamatan Kamang Magek, Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan program-program pokok pikiran (Pokir) yang telah diusulkan dan akan direalisasikan pada tahun anggaran berjalan.
Anggota DPRD Kabupaten Agam Dapil III, Neldawelis (ponen ), menyampaikan bahwa reses merupakan momen penting bagi wakil rakyat untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan keluhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program Pokir agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami hadir untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi harapan masyarakat. Aspirasi ini akan kami perjuangkan dalam pembahasan anggaran, dan yang sudah disetujui tentu perlu dikawal agar pelaksanaannya sesuai harapan,” ujarnya.
Dijelaskannya, sejumlah program Pokir yang akan direalisasikan pada tahun ini antara lain pembangunan infrastruktur jalan, bantuan untuk kelompok tani dan nelayan, peningkatan sarana pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan dan setiap program berjalan dengan efektif dan efisien.
Reses yang dilaksanakan secara terbuka ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang menyampaikan usulan dan masukan, mulai dari kebutuhan perbaikan jalan lingkungan, irigasi sawah, hingga program pemberdayaan pemuda dan perempuan. Beberapa tokoh masyarakat juga menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kepedulian anggota dewan yang hadir langsung ke lapangan.
“Kami merasa dihargai karena aspirasi kami didengar langsung. Semoga apa yang sudah dijanjikan bisa segera direalisasikan,” ujarnya
Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, anggota DPRD juga menjelaskan bahwa setiap Pokir yang diajukan berasal dari hasil musyawarah dan serapan aspirasi pada masa reses sebelumnya.
Ia berharap kesinambungan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat tetap terjaga, sehingga proses pembangunan bisa berjalan secara partisipatif dan berkelanjutan.
“Kami butuh masukan dan pengawasan dari masyarakat. Karena pada akhirnya, pembangunan yang kita lakukan ini adalah untuk kepentingan bersama,” tambahnya.
Pemerintah daerah melalui perangkat nagari dan kecamatan juga diminta aktif mendukung pelaksanaan Pokir dengan melakukan koordinasi dan sinkronisasi program.
Hal ini penting agar pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan dan tidak menimbulkan tumpang tindih. Selain itu, pemerintah nagari juga diminta untuk turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui dan memahami manfaat dari program-program yang akan dijalankan.
Dengan adanya reses ini, diharapkan jembatan komunikasi antara DPRD dan masyarakat semakin kuat, serta mampu menghasilkan kebijakan dan program pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.
Neldawilis menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mengawal jalannya pembangunan yang adil dan merata di wilayah Kabupaten Agam.
(*)















