Pemda Tanimbar Melalui Dinas Bina Marga Turunkan Swery di TPA Lorulun

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025 - 13:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia id –
Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Dinas Bina Marga melaksanakan acara penurunan Sasi Adat (swery) pada jalan masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lurulung Kecamatan Wertamrian yang di palang (Swery) oleh masyarakat desa setempat.

Acara penurunan Swery dilaksanakan di kantor desa Lorulun dihadiri oleh Kepala Dinas Bina Marga, P.A.Sabono, Camat Wertamrian, Penjabat Kepala desa dan tua-tua adat serta pemilik petuanan lokasi TPA tersebut, Kamis (10/7/2025).

Pada acara penurunan Swery dilaksanakan secara adat Tanimbar dengan menyerahkan mahar dan sopi sebagai wujud adat duan lolat yang merupakan tradisi adat penurunan sasi adat (Swery) di daerah bertajuk Duan-Lolat ini.

Usai acara penurunan Swery Kadis Bina Marga menjelaskan kepada Media ini bahwa dengan penurunan swery tersebut pembangunan TPA baru segera dilaksanakan dan aktifitas pembuangan sampah secepatnya berjalan mengingat TPA lama tidak dapat difungsikan karena berdampak pada pencemaran udara dan lingkungan yang sangat dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Tapanuli Utara Hadiri Acara Optimalisasi Potensi Lokal dalam Rangka Pengembangan Event Nasional

Diakui bahwa dalam mengejar program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati pemda sedang giat melaksanakan pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan termasuk pembangunan TPA, namun kendala yang dihadapi adalah masalah sosial masyarakat yang mengklem dengan memasang sweri di beberapa titik di kota Saumlaki dan sekitarnya.

“Kendati demikian semua tuntutan masyarakat dapat diselesaikan sehingga pembagunan dapat berjalan kembali sesuai perencanaan sehingga proses pembuangan sampah tidak lagi terkendala bahkan terhindar dari dampak lingkungan di wilayah tersebut, ungkap Sabono.

Sementara itu, pemilik petuanan lahan TPA baru mengharapkan agar pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan proses pembayaran lahan sehingga tidak menjadi kendala dalam membangun areal TPA sebab menurutnya kalau Pemda tidak menyelesaikan hal itu akan berdampak pada pemasangan sweri yang kedua kalinya.
(AM).

Berita Terkait

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK
Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil
Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan
Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman
Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar
Diduga Dana Desa Menguap ke Kantong Kades, Warga Kabyarat Swery Kantor Desa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Rabu, 15 April 2026 - 03:44

Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil

Selasa, 14 April 2026 - 07:29

Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 07:22

Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar

Senin, 13 April 2026 - 07:19

Diduga Dana Desa Menguap ke Kantong Kades, Warga Kabyarat Swery Kantor Desa

Senin, 13 April 2026 - 06:24

Pidato Terakhir Ketua AMGPM Tanimbar Selatan, Soroti Perjuangan dan Masa Depan Daerah

Berita Terbaru