Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Gampong Masjid, Dusun Batubong, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, kembali menghidupkan tradisi lama lewat turnamen layang yang digelar Selasa (30/9). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta dengan dua kategori utama, yakni Layang Pidie dan Layang Bulan.
Masyarakat tumpah ruah ke lapangan desa menyaksikan layang-layang beradu di langit. Suasana penuh semangat tidak hanya dirasakan para peserta, tetapi juga warga yang hadir memberi dukungan.
Dalam kategori Layang Pidie, Muhammad keluar sebagai juara pertama, diikuti Bg Dar di posisi kedua, dan Mukhsal Mina di urutan ketiga. Sementara pada kategori Layang Bulan, juara pertama diraih Si Atom, dan posisi kedua ditempati Bg Chari.
Turnamen ini lahir dari inisiatif Mahdi Al dengan dukungan Abdullah, Ketua Pemuda Dusun Batubong, serta keterlibatan pemuda desa.
“Ini lebih dari sekadar perlombaan. Turnamen ini menjadi ruang kebersamaan, menjaga silaturahmi, dan menghidupkan budaya desa,” ujar Mahdi Al.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus digelar, agar anak-anak muda tidak jauh dari tradisi kampung,” tambah Abdullah.
Turnamen layang di Dusun Batubong, Kecamatan Nurussalam, menunjukkan bahwa desa tetap menjadi pusat kehidupan budaya di Aceh Timur, di tengah derasnya perubahan zaman.
(Rasyidin)
















