PT Wajar Corpora Aceh Timur Terjerat Masalah Kontrak dan Kerugian

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, CNN Indonesia.id-
PT Wajar Corpora, sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Aceh Timur yang bergerak di bidang perkebunan sawit, saat ini terjerat masalah serius. Perusahaan yang memiliki luas areal 1.224 hektar di Aceh Tamiang dan sebagian Aceh Timur ini dilaporkan mengalami kerugian dan menimbulkan masalah baru dengan masyarakat.

Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, Nasruddin, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait pengelolaan perkebunan oleh PT Wajar Corpora. Menurut laporan, perusahaan tersebut melakukan kontrak kerja sama dengan masyarakat untuk mengelola kebun selama 7 tahun. Namun, setelah masyarakat membersihkan dan merawat lahan, mereka diberitahukan bahwa kebun tersebut telah dikontrakkan kepada pihak lain.

“Ini sangat ironis, karena masyarakat telah bekerja keras membersihkan dan merawat lahan, namun tidak mendapatkan hak yang seharusnya,” kata Nasruddin.

Baca Juga:  Lagi-lagi Kades Tajungsari Diduga Bungkam, Dikonfirmasi Instansi Mana Tak Jawab..?!

Nasruddin juga mempertanyakan pengalihan kontrak yang dilakukan oleh Pj Bupati Aceh Timur kepada perusahaan swasta tanpa pemberitahuan kepada masyarakat. “Apakah pengalihan kontrak tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku? Apakah dilakukan rapat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)? Apakah mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK)? Ini menjadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Nasruddin meminta kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa kerugian yang dialami oleh masyarakat dan pemerintah dapat diatasi. “Siapa yang menikmati hasil perkebunan selama bertahun-tahun? Mengapa PAD tidak ada? Ini sangat ajaib,” katanya.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMD di Aceh Timur. Masyarakat berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat dan adil.

(Rasyidin)

Berita Terkait

Pantai Barat Madina Menuntut Keadilan: Wacana Pemekaran Kabupaten Mandailing Pesisir Kian Menguat
Cegah Lakalantas, Polsek Lingga Bayu Bersama TNI dan Warga Timbun Jalan Rusak di Simpang Gambir
Ketika Jalan Provinsi Rusak Diperbaiki Secara Swadaya
Putri Sion Tak Lagi Suci Telah Bersundal Dengan Bangsa-Bangsa: Dulu Bersenggama Dengan China, Kini Dengan AS, Dimana Nasib Rakyatnya
RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar
Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:12

Pantai Barat Madina Menuntut Keadilan: Wacana Pemekaran Kabupaten Mandailing Pesisir Kian Menguat

Jumat, 24 April 2026 - 11:23

Cegah Lakalantas, Polsek Lingga Bayu Bersama TNI dan Warga Timbun Jalan Rusak di Simpang Gambir

Kamis, 23 April 2026 - 15:08

Ketika Jalan Provinsi Rusak Diperbaiki Secara Swadaya

Kamis, 23 April 2026 - 10:49

Putri Sion Tak Lagi Suci Telah Bersundal Dengan Bangsa-Bangsa: Dulu Bersenggama Dengan China, Kini Dengan AS, Dimana Nasib Rakyatnya

Senin, 20 April 2026 - 13:48

RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar

Sabtu, 18 April 2026 - 13:05

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Berita Terbaru

Nasional

Ketika Jalan Provinsi Rusak Diperbaiki Secara Swadaya

Kamis, 23 Apr 2026 - 15:08