Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id-
Komandan Kodim 2507 / Saumlaki Letkol.Kav. Kriswanto Yudha Kurniawan katakan, progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) yang dikerjakan Kodim 1507 / Saumlaki adalah perintah yang harus dilaksanakan.
Kepada media ini, Senin (27/1/2026) akui kalau pembangunan KDMP adalah proyek Nasional yang dikategorikan sebagai program padat karya atau sama dengan TMMD yang pengawasannya langsung oleh Kodim setempat sesuai dengan petunjuk Kemendagri.
Dikatakan, KDMP merupakan program strategis pemerintah Indonesia yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan koperasi multifungsi yang modern. Koperasi ini dirancang mengintegrasikan berbagai layanan, mulai dari simpan pinjam, kios sembako, apotek desa, klinik kesehatan, logistik, hingga layanan digital.
Dandim menegaskan bahwa pembangunan KDMP merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
“Koperasi Desa Merah Putih ini adalah program strategis pemerintah yang harus kita dukung bersama. Oleh karena itu, pengerjaannya harus tepat waktu, tepat mutu, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dandim 1507/Saumlaki.
Lebih lanjut, Dandim berharap KDMP yang dibangun dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan setelah resmi beroperasi.
“Kami berharap ke depan KDMP ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kemandirian desa di wilayah ini secara menyeluruh,” tambahnya.
Lanjut Dandim, siap mendukung dan mengawal program-program strategis pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat, khususnya di wilayah pedesaan, agar dapat berjalan dengan optimal dan tepat sasaran.
Untuk itu diharapkan, pemerintah desa harus menyambut program Nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dengan menyiapkan lahan pembangunan KDMP di desa masing-masing serta memastikan pembangunan tersebut bebas dari konflik diantara masyarakat desa, “pungkasnya.
(AM).
















