Diterkam Buaya Saat Beraktivitas Di Sungai, Warga Desak Pemerintah Bertindak Sebelum Muncul Korban Jiwa

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Barat, Mandailing Natal, CNN Indonesia.id Peristiwa mencekam terjadi di Sungai Tapus, Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), ketika seorang gadis menjadi korban serangan buaya saat beraktivitas di sungai.

Beruntung, korban berhasil diselamatkan warga meski mengalami luka-luka dan trauma akibat serangan predator tersebut. Kejadian ini memicu keresahan masyarakat yang mendesak pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa ancaman buaya di kawasan Sungai Tapus bukan lagi sekadar isu, melainkan persoalan serius yang menyangkut keselamatan masyarakat.

Sejumlah warga menyebut kemunculan buaya di sungai sudah beberapa kali terlihat dalam beberapa waktu terakhir. Namun, hingga kini mereka menilai belum ada penanganan permanen yang mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari bergantung pada sungai untuk mandi, mencuci, mencari ikan, maupun aktivitas lainnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Camat Lingga Bayu Adi Melferi, S.H., M.M. mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi imbauan keselamatan dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

«”Kami mengimbau masyarakat, khususnya warga Kelurahan Tapus dan desa-desa di sepanjang aliran sungai, agar sementara waktu menghindari aktivitas di sungai pada sore hingga malam hari. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Jangan mengambil risiko apabila melihat tanda-tanda keberadaan buaya, dan segera laporkan kepada pemerintah setempat maupun BPBD,” tegas Camat.»

Baca Juga:  Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Lepas 78 Atlet ke PON XXI 2024

Camat juga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami korban serta berharap korban segera pulih dari luka fisik maupun trauma psikologis yang dialaminya.

Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang telah mengoordinasikan unsur BPBD, TNI, Polri, pemerintah kelurahan, serta instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan di lokasi yang dianggap rawan.

Masyarakat diimbau untuk:

– Tidak beraktivitas di sungai pada pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.
– Menghindari mandi, mencuci, atau berada di tepian sungai yang sepi.
– Mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar sungai tanpa pendamping.
– Segera melaporkan apabila melihat kemunculan buaya kepada Kepala Desa, Lurah, Camat, BPBD, atau aparat keamanan.

Warga berharap pemerintah tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga melakukan kajian terhadap habitat buaya, memasang papan peringatan di titik-titik rawan, serta menyusun langkah mitigasi jangka panjang agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman.

Insiden di Sungai Tapus menjadi alarm bagi seluruh pihak bahwa konflik antara manusia dan satwa liar memerlukan penanganan yang cepat, terukur, dan berkelanjutan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

#MadinaTanggap
#InfoResmiPemkabMadina
#WaspadaBuaya

(M.SN)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN UIN Bukittinggi Resmi Dilepas, Tinggalkan Berbagai Program Bermanfaat di Nagari Malalak Selatan
Selamat Ulang Tahun ke 19 Habib
Menjadi Bodoh di Waktu yang Tepat Adalah Sebuah Seni
Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Hampir Rampung, Siap Dorong Perekonomian Masyarakat
Camat Lingga Bayu Pimpin Rapat Pembentukan Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Seluruh Unsur Pemerintah, Pendidikan dan TNI
Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar
Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra
Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:47

Mahasiswa KKN UIN Bukittinggi Resmi Dilepas, Tinggalkan Berbagai Program Bermanfaat di Nagari Malalak Selatan

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:03

Diterkam Buaya Saat Beraktivitas Di Sungai, Warga Desak Pemerintah Bertindak Sebelum Muncul Korban Jiwa

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:56

Selamat Ulang Tahun ke 19 Habib

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:56

Menjadi Bodoh di Waktu yang Tepat Adalah Sebuah Seni

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:38

Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Hampir Rampung, Siap Dorong Perekonomian Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:11

Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:07

Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:08

Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam

Berita Terbaru

Nasional

Selamat Ulang Tahun ke 19 Habib

Jumat, 10 Jul 2026 - 00:56

Nasional

Menjadi Bodoh di Waktu yang Tepat Adalah Sebuah Seni

Kamis, 9 Jul 2026 - 03:56