Kayutanam, Padang Pariaman, Sumbar, CNN Indonesian.id — Selasa, 14 Juli 2026 Kedatangan pihak dinas ke rumah Ibu Marianun hari ini tidak membawa solusi. Alih-alih bantuan langsung, warga justru mendapat jawaban: “kami ajukan proposal dulu supaya dapat bantuan”. Padahal Ibu Marianun 69 tahun sudah 1,5 tahun lumpuh dan hidup di rumah tak layak.
Dinas Datang, Tapi Ajukan Proposal dulu katanya,,,,,,,,!
Pada Selasa 14 Juli 2026, petugas dinas datang menjenguk ke rumah Ibu Marianun di Padang Mantuang Mudiak. Namun setelah melihat kondisi, jawabannya adalah: “kita ajukan proposal dulu supaya dapat bantuan”.
Bagi warga, ini alasan klasik. Kalau betul-betul mau membantu, jangan tunggu. Karena selama ini Ibu Marianun sudah terabaikan.
Ibu Marianun 69 Tahun, Lumpuh dan Hidup Sendiri
Ibu Marianun divonis lumpuh sejak 1,5 tahun lalu. Kedua kakinya tidak bisa berjalan sama sekali. Beliau tinggal seorang diri di rumah yang tidak layak. Tidak ada pintu, tidak ada jendela, dapur terbuka. Kamar mandi, WC, dan air bersih tidak ada. Untuk mandi dan buang air harus ke sungai.
Padang Mantuang Mudik, Korong Pasar Surau, Nagari Guguak, kecamatan 2×11 Kayu Tanam kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumbar
Rumah permanen tapi belum selesai. Angin bebas masuk. Kondisinya sangat memprihatinkan.
Sudah 18 Bulan, Baru Dikunjungi dan Disuruh nunggu dulu ajukan Proposal katanya dinas terkait
Selama 1,5 tahun tidak ada penanganan. Setelah dikunjungi hari ini, jawabannya masih harus menunggu proses proposal.
Karena Kemanusiaan Tidak Bisa Ditunda Birokrasi
Warga menilai jawaban “ajukan proposal dulu” adalah bentuk pengabaian. Orang sakit, orang tua, dan kondisi rumah darurat seharusnya ditangani cepat. Jangan ada lagi saling menyalahkan antara dinas, nagari, dan kabupaten.
“Kalau mau betul-betul membantu, jangan tunggu proposal. Turunkan bantuannya sekarang,” kata warga.
Bantuan Langsung, Bukan Janji
Warga meminta Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BAZNAS Pemkab Padang Pariaman dan Pemprov Sumbar langsung mengambil tindakan tanpa menunggu proposal.
Yang dibutuhkan mendesak:
1. Bantuan kesehatan, obat dan kursi roda
2. Bedah rumah layak huni
3. Pembangunan MCK dan air bersih
1,5 tahun sudah cukup lama. Jangan biarkan Ibu Marianun menunggu lagi di atas lantai dengan kondisi seperti ini.
Bantuan itu hak, bukan hadiah dari proposal.(jhrm)
















