Malalak Bentuk Panitia LPTQ Periode 2026–2030, Fokus Persiapan Kafilah MTQ Kabupaten Agam

MALALAK, AGAM, CNN INDONESIA.ID — Dalam rangka meningkatkan pembinaan serta prestasi di bidang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Kecamatan Malalak menggelar rapat koordinasi pembentukan Panitia Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) periode 2026–2030 sekaligus melakukan revisi terhadap susunan kepengurusan yang ada.

Rapat tersebut juga menjadi langkah awal Kecamatan Malalak dalam mempersiapkan kafilah yang akan mewakili Kecamatan Malalak pada MTQ tingkat Kabupaten Agam. Kegiatan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, lembaga, instansi, sekolah, KUA, pemerintah nagari hingga para wali jorong se-Kecamatan Malalak.

Rapat diawali dengan arahan Camat Malalak, Ulya Satar, S.STP., M.Si., yang mengajak seluruh unsur untuk membangun kolaborasi dalam mempersiapkan peserta MTQ secara maksimal.

“Mari kita berkolaborasi semua unsur. Nantinya kita kirimkan kafilah yang mewakili Kecamatan Malalak secara maksimal,” ujar Ulya Satar dalam arahannya.

Menurutnya, persiapan MTQ tidak hanya berkaitan dengan mencari peserta yang memiliki kemampuan dalam bidang Al-Qur’an, tetapi juga membutuhkan dukungan bersama, termasuk dalam hal pendanaan dan pembinaan peserta.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat ikut berperan, termasuk masyarakat Malalak yang berada di rantau. Keterlibatan perantau dinilai penting untuk memperkuat dukungan terhadap pembinaan generasi muda sekaligus menunjang keberhasilan kafilah Kecamatan Malalak.

Selain itu, sistem dan ketentuan peserta yang mengharuskan memiliki KTP Agam menjadi salah satu perhatian dalam proses penjaringan. Karena itu, Kecamatan Malalak akan lebih memfokuskan pencarian peserta dari anak nagari sendiri.

“Ke depan kita lebih memfokuskan peserta lomba kepada anak nagari kita. Dengan demikian, pembinaan bisa dilakukan secara berkelanjutan dan prestasi Malalak dapat terus ditingkatkan,” lanjutnya.

Rapat koordinasi tersebut turut melibatkan Kepala KUA Kecamatan Malalak Zaldi Ifandi, N.S., A.g., unsur Danramil 09/IV Koto yang diwakili Babinsa Malalak Selatan Serma H. Zainil A., para wali nagari, wali jorong, kepala sekolah, serta sejumlah dinas dan instansi yang berada di Kecamatan Malalak.

Seluruh unsur tersebut diharapkan dapat berperan dalam proses persiapan, mulai dari penjaringan calon peserta, pembinaan, pelatihan hingga seleksi calon kafilah yang nantinya akan membawa nama Kecamatan Malalak pada MTQ tingkat Kabupaten Agam.

Baca Juga:  Polres Dompu Gelar Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Serentak

Dalam rapat juga disepakati perlunya segera dilakukan pelatihan dan seleksi untuk mendapatkan calon kafilah terbaik. Peserta yang terpilih nantinya diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga siap mengikuti berbagai cabang yang diperlombakan sesuai ketentuan MTQ.

Sementara itu, Wali Nagari Malalak Selatan Amir Koto, B.Sc., Dt. Marahindo, yang turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, menyampaikan bahwa persiapan MTQ membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama menyangkut pembiayaan kegiatan.

Menurut Amir Koto, selain mempersiapkan calon peserta, seluruh unsur masyarakat perlu ikut memikirkan dukungan pendanaan agar kebutuhan kafilah selama mengikuti perlombaan dapat terpenuhi.

“Di samping mencari calon peserta atau kafilah nantinya, dalam mengikuti perlombaan tentu kita membutuhkan pendanaan. Mari kita libatkan semua elemen agar yang menyangkut dana dapat kita dukung bersama, baik masyarakat yang berada di ranah maupun perantau,” ungkap Amir Koto.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat dan perantau tersebut bukan berarti mengesampingkan dukungan pemerintah daerah. Sebab, pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran yang diperuntukkan bagi penunjang kegiatan MTQ, termasuk biaya pengiriman peserta.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, sekolah, lembaga keagamaan, masyarakat dan perantau, diharapkan persiapan kafilah Malalak dapat dilakukan lebih matang.

Seluruh pihak juga berharap Kecamatan Malalak mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih pada periode sebelumnya, bahkan meningkatkannya pada pelaksanaan MTQ mendatang.

Pembentukan dan revisi kepengurusan LPTQ periode 2026–2030 ini menjadi bagian penting dalam membangun sistem pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Dengan pembinaan sejak dini serta proses seleksi yang transparan, diharapkan akan lahir generasi muda Malalak yang mampu berprestasi sekaligus menjadi generasi Qur’ani.

Kecamatan Malalak optimistis dengan kebersamaan dan dukungan seluruh elemen, persiapan menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Agam dapat berjalan maksimal. Target mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi menjadi motivasi bersama.

Semoga seluruh ikhtiar yang dilakukan membuahkan hasil terbaik dan Kecamatan Malalak mampu kembali mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat Kabupaten Agam.

(Ak)

Related Post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments