Kasat Lantas Polres Langkat AKP Marulitua Meggelar Operasi Toba 2024

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT ( SUMUT ) CNN INDONESIA.ID
Polres Langkat Polda Sumut akan menggelar Operasi Patuh Toba 2024 selama dua pekan, Operasi Patuh Toba 2024 yang akan dilaksanakan secara Nasional tersebut dimulai 15 hingga 28 Juli 2024.

Kasat Lantas Polres Langkat, AKP. Marulitua Simanjorang, SH mengungkapkan, bahwa Operasi ini bertujuan untuk menegakkan ketertiban lalu lintas dalam rangka mendukung terwujudnya Indonesia Emas, Senin (15/07/2024).

Operasi Patuh Toba 2024 ini bertujuan untuk menegakkan ketertiban berlalu lintas demi terwujudnya Indonesia Emas,” kata Kasat Lantas Polres Langkat, AKP. Marulitua Simanjorang,
Lebih lanjut Kasat Lantas Langkat  menjelaskan bahwa terdapat 10 jenis pelanggaran yang menjadi target utama dalam Operasi Patuh Toba 2024.

Adapun jenis-jenis pelanggaran tersebut adalah sebagai berikut
1). Melawan arus.
2). Berkendara di bawah pengaruh Alkohol.
3). Menggunakan Ponsel saat mengemudi.
4). Tidak mengenakan Helm SNI.
5). Tidak menggunakan sabuk keselamatan.
6). Melebihi batas kecepatan.
7). Berkendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM.
8). Berboncengan lebih dari satu untuk Sepeda Motor Roda Dua.
9). Menggunakan Knalpot yang tidak Standar pabrikan atau Knalpot brong.
10). Tidak melebihi muatan ujarnya Kasat Lantas Polres Langkat.
Kapolres Langkat, AKBP. David Triyo Prasojo melalui Kasi Humas Polres Langkat, AKP. Rajendra Kusuma menambahkan bahwa Operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Diharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di Jalan Raya,” Ujarnya

Baca Juga:  Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulsel Kolaborasi dengan Pemda untuk Permudah Sertipikasi Tanah bagi Warga Miskin Ekstrem

(ms.lim)

Berita Terkait

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK
Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil
Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan
Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman
Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Rabu, 15 April 2026 - 03:44

Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil

Senin, 13 April 2026 - 08:34

Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman

Senin, 13 April 2026 - 07:22

Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar

Senin, 13 April 2026 - 07:19

Diduga Dana Desa Menguap ke Kantong Kades, Warga Kabyarat Swery Kantor Desa

Berita Terbaru