Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 07:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar, CNN Indonesia.id
Dugaan keterlambatan penanganan pasien anak di Puskesmas Mesjid Raya, Aceh Besar, memicu sorotan publik. Keluarga korban mempertanyakan apakah prosedur pelayanan kesehatan, khususnya dalam kondisi darurat, telah dijalankan sesuai standar.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu, 4 April 2026, saat seorang anak dibawa ke puskesmas untuk pemeriksaan awal. Berdasarkan keterangan ayah korban, Muslim, pasien hanya diberikan obat meski sempat muncul perbedaan pendapat tenaga medis terkait rujukan ke rumah sakit.

“Setelah pulang dan minum obat, anak saya langsung muntah,” ujar Muslim.

Kondisi anak disebut memburuk pada sore harinya. Saat kembali ke puskesmas sekitar pukul 17.30 WIB dalam keadaan lemas, keluarga menilai penanganan tidak langsung diberikan meski pasien sudah menunjukkan tanda-tanda kritis.

Keluarga mengaku telah meminta tindakan medis seperti oksigen dan infus. Namun, tenaga medis disebut menyampaikan bahwa tindakan tersebut harus menunggu persetujuan dokter. dan Muslim meminta pertolongan kali kedua, namun juga tidak di pasang alat bantu dengan alasan bukan PNS.

Dalam situasi tersebut, keluarga juga menyebut tenaga medis lebih dulu berkoordinasi melalui pesan WhatsApp dengan dokter, sementara kondisi pasien terus menurun.

Baca Juga:  DPRD dan Pemda Miliki Peran Penting Lingdungi Hak Masyarakat Adat Tanimbar

Sekitar pukul 18.10 WIB, tindakan medis baru diberikan. Namun, saat itu pasien disebut sudah tidak menunjukkan respons.

Keluarga juga menyebut tidak tersedianya ambulans saat kondisi darurat. Pasien kemudian dibawa menggunakan kendaraan PickUp pribadi menuju RSUD Zainoel Abidin (RSZA).

Setibanya di rumah sakit, pihak keluarga menyatakan dokter menyebut pasien diduga telah meninggal sebelum tiba.

Saat dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Mesjid Raya menyatakan belum dapat memberikan penjelasan rinci.

Ia mengaku masih baru menjabat dan membutuhkan pendampingan tim medis untuk memastikan informasi yang disampaikan akurat.

“Untuk menjelaskan atau konfirmasi, saya butuh pendampingan dari tim medis agar tidak ada salah penyampaian,” ujarnya.

Kasus ini menambah daftar sorotan terhadap layanan kesehatan dasar, khususnya terkait kesiapsiagaan fasilitas tingkat pertama dalam menangani kondisi gawat darurat.

Dalam standar pelayanan kesehatan, penanganan pasien kritis seharusnya mengedepankan tindakan penyelamatan tanpa penundaan.

Hingga kini, pihak puskesmas menyatakan akan memberikan penjelasan lanjutan setelah berkoordinasi dengan tim medis.
Sementara itu, keluarga berharap ada kejelasan dan tanggung jawab serta evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Rasyidin

Berita Terkait

Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas
Bupati Ricky Jauwerissa Berhasil Amankan 13 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tanimbar
Korwil XII Dinas Pendidikan Bersama Camat Lingga Bayu Gelar Pawai Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Progres Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Capai Hampir 80 Persen, Diharapkan Segera Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Alek Batagak Pangulu Nagari Kamang Hilia 2026, Angkat 43 Pangulu Baru
Direktur IT BPJS Kesehatan Sosialisasikan Prolanis untuk Semua Usia pada Kegiatan Jam Gadang Fun Run
Progres 40 Persen, Irigasi D.I Sicaung Selamatkan Rumah dan Kedai Warga Sicincin dari Banjir Langganan
Babinsa Koramil 16/Batang Natal Amankan Dan Ikuti Rangkaian Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Di Lingga Bayu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:56

Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:32

Bupati Ricky Jauwerissa Berhasil Amankan 13 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tanimbar

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:09

Korwil XII Dinas Pendidikan Bersama Camat Lingga Bayu Gelar Pawai Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:07

Progres Pembangunan KDMP Nagari Malalak Selatan Capai Hampir 80 Persen, Diharapkan Segera Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:09

Alek Batagak Pangulu Nagari Kamang Hilia 2026, Angkat 43 Pangulu Baru

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:37

Progres 40 Persen, Irigasi D.I Sicaung Selamatkan Rumah dan Kedai Warga Sicincin dari Banjir Langganan

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:40

Babinsa Koramil 16/Batang Natal Amankan Dan Ikuti Rangkaian Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Di Lingga Bayu

Senin, 15 Juni 2026 - 08:27

Polres Mandailing Natal Gelar Bakti Kesehatan Dan Donor Darah Gratis, Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Berita Terbaru