Kepala Suku Distrik Mapia Desak Kopolres Timika Tangkap Kepala Desa dan Kepala Suku Wakiya 

- Redaksi

Sabtu, 14 September 2024 - 13:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika, CNN Indonesia.id – Desakan ini disampaikan oleh kepala suku Distrik Mapia Tengah Gergorius Dudai kepada Kapolres Timika AKBP I Komang Budiarta untuk segera tangkap kedua pelaku yakni kepala desa Wakiya bersama kepala suku Wakiya Kosmas Rooy Tapornamo
Karena mereka dua ini merupakan pelaku utama atas segala kasus yang terjadi di wakiya.

Persoalan yang terjadi do kampung wakiya ini mereka dua kasih masuk perusahaan ilegal PT Zommalion Heavin Industri hingga berakhir pada pengorbanan nyawa manusia, Harta benda dan segalanya

Ini sudah kasus murni dan ilegal maka pihak kepolisian jangan diam tapi segara tangkap dan harus di hukum Wajib di adili di pengadilan agar mereka dua bertanggun jawab

Hal itu disampaikan oleh kepada suku Distrik Mapia Tengah bapak Gergorius Dudai kepada awak media Sabtu 14-9-2024

Baca Juga:  Kuasa Hukum Yayasan Abu Tanoh Mirah Minta Agar Warga Tidak Melakukan Aktivitas di Tanah HGU

Lanjut dia bahwa kerugian emas bukan sedikit lagi tapi sudah cukup banyak termasuk kerusakan lingkungan dan pencemaran air bersih juga rusaknya sangat parah

Di tempat yang sama ketua Tim peduli Alam dan manusia Kapiraya Musa Boma meminta kepada juga kepada pihak yang berwajib segera lakukan pengecaran terhadap kepala suku dan kepala desa itu

Kalau pihak kepolisian dan pemerintah Timika diam berarti apapun persolaan yang akan terjadi kedepan siapa yang tanggung jawab

Sebelum terjadi hal hal tidak kita inginkan bersama terjadi maka pemerintah dan pihak kepolisian segera lakukan upaya untuk tangkap agar semua itu mereka dua harus bertanggung jawab

Karena jelas ini sudah masalah besar maka masalah itu kita perlu selesaikan dengan baik,,tutupnya.

(Dena vp)

Berita Terkait

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir
Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan
Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang
Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan
Jalan Elak dan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Kejari
Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan
Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir

Senin, 16 Maret 2026 - 09:23

Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Senin, 16 Maret 2026 - 03:49

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:48

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:54

Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:52

Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

Berita Terbaru