Venue Cabor Sambo PON Aceh-Sumut XXI Aman dan Memenuhi Standar Bertanding

- Redaksi

Minggu, 15 September 2024 - 09:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat ( Sumut ) CNN Indonesia.id
Lokasi Gedung Serba Guna Manunggal Langkat Berseri (GOR Stabat Kabupaten Langkat di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yang segera digunakan venue cabang olahraga (cabor) Sambo (Samozashchita Bez Oruzhia) mulai 16 – 19 September 2024 mendatang, ternyata kondisi terkini GOR tersebut telah siap, aman dan tidak becek seperti yang diberitakan  beberapa media online baru baru ini.

Foto yang sempat viral menunjukkan becek berair tersebut merupakan halaman samping bangunan baru atau GOR Mini, dimana bangunan tersebut nantinya sebagai tempat tunggu dan ruang pemanasan kalangan Atlit cabor Sambo.

Pantauan wartawan Sabtu (14/9/2024), halaman yang terlihat berair itu tidak digunakan sebagai sarana apapun di perhelatan venue Sambo 16 September mendatang. Air tergenang itu karena guyuran hujan, dan tidak mempengaruhi suksesnya perhelatan atlit di venue Sambo di PON XXI 2024 Aceh-Sumut.

Halaman berair itu juga bukan sarana parkir kendaraan dan bukan lokasi pertandingan, karena lokasinya disamping dan dibelakang bangunan gedung baru, yang anggarannya diluar anggaran renofasi Gedung Serba Guna Manunggal Langkat Berseri sebesar Rp 2,9 miliar tersebut.

Terpantau, diluar Gedung Serba Guna Manunggal Langkat Berseri tampak lokasi parkir kendaraan peserta maupun pengunjung yang sudah bersemen keras, rampung dan bebas becek.

Kepala Dinas PUPR Langkat, Khairul Azmi, mengatakan, Gedung Serba Guna Manunggal Langkat Berseri untuk venue cabor Sambo sudah selesai direnovasi dan siap digunakan.

“Kita bekerja keras menyelesaikan semua target pekerjaan, GOR sudah aman, kita kontrol terus hingga hari ini. Tentang becek itu, halaman yang diluar sarana dan prasarana pertandingan cabor sambo. Abang liat lah sendiri, kan sudah aman, lapangan parkir bukan ditempat becek. Kalau untuk penimbunan yang becek, nanti diusulkan anggarannya,” kata Azmi.

Baca Juga:  Aspirasi ISAIAS DOW Calon Independen Telah Diterima KPU Papua Tengah

Gedung Serba Guna/GOR Stabat di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara sudah berubah wajah menjadi semarak, bersih dan nyaman setelah mengalami renovasi untuk lokasi perhelatan kalangan atlit cabang olahraga (cabor) Sambo (Samozashchita Bez Oruzhia) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut, yang akan berlangsung mulai 16 – 19 September 2024 mendatang.

Ada 148 atlit cabor Sambo dari 20 Pengurus Provinsi (Pengprov) sambo se-Indonesia yang bakal bertarung di Gedung Serba Guna/GOR Langkat nantinya.

Seperti apa yang dikatakan Arnold Silalahi selaku Technical Delegate (TD) cabor sambo PON XXI 2024, cabor sambo di PON tahun ini dikemas secara profesional dan proporsional.

“Wasit International Technical Oficial (ITO) kami datangkan dari Uzbekistan dan dari Federasi Sambo Asia juga hadir,” kata Arnold kepada wartawan, Selasa (2/9/2024).

Arnold menyebut, untuk wasit dan juri lainnya sudah mengantongi lisensi nasional A.

“Untuk Dewan Hakimnya juga dari Internasional,” sebutnya. Disebutkan Arnold, untuk wasit dari Indonesia ada 20 orang ditambah dari ITO 2 orang, dan 10 wasit lokal yang berlisensi C dan B.

Faktor netralitas dan keamanan harus benar-benar diperhatikan serta menjadi prioritas utama. Ada dua katagori yaitu sport dan combat. Di sport ada bantingan, bertahan dan kuncian. Sementara di combat ada pukulan dan tendangan, sehingga sambo dikategorikan olahraga keras.

“Cabor sambo memulai pertandingan pada tanggal 16 hingga 19 September 2024 di GOR Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara,” sebutnya lagi.

(Ms.Lim)

Berita Terkait

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir
Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan
Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang
Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan
Jalan Elak dan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Kejari
Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan
Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir

Senin, 16 Maret 2026 - 09:23

Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Senin, 16 Maret 2026 - 03:49

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:48

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:54

Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:52

Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

Berita Terbaru