Managing Director Political & Economic Consulting Institute Juga Angkat Bicara

- Redaksi

Sabtu, 12 April 2025 - 10:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Sumut, CNN Indonesia.Id
Setelah adanya pemberitaan di beberapa media Online mengenai Dana sebesar 350 Miliar yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025 yang mau di alihkan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution ke pulau Nias mendapat sorotan serius dari anggota legislatif dan berbagai kalangan seperti yang di sampaikan Managing Deretor POLITICAL & ECONOMIC CONSULTING INSTITUTE H.Syahrir Nasution S.E, M.M.

Rencana Gubernur Sumatera Utara (SUMUT) Muhammad Bobby Apif Nasution untuk mengalihkan dana anggaran sebesar 350 Miliar dari APBD 2025 ke Kepulauan Nias menjadi sorotan serius legislatif. Anggota Dewan mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak dilakukan secara sepihak tanpa melalui proses dan mekanisme yang di atur Undang Undang .

Anggota DPRD SUMUT Muhammad Subandi mengatakan bahwa meskipun pergeseran anggaran di perbolehkan, langkah itu harus dilakukan dengan tahapan yang telah di tentukan.

” Tidak bisa main geser begitu saja, Harus melalui Pembahasan di Badan Anggaran (Banggar), disesuaikan dengan Rencana Strategis (Renstra),visi – misi, dan proses penyusunan anggaran,” ujarnya menjawab wartawan (11/04/2025).

Politisi Gerindra juga menekan kan bahwa setiap perubahan postur APBD harus sejalan dengan hasil Musrenbang serta laporan realisasi dan penyusunan anggaran di masing – masing komisi di DPRD.

Subandi menjelaskan pengalihan dana juga harus memenuhi kriteria yang di atur dalam peraturan daerah (Perda) tentang APBD. bahwa sebelum pergeseran di lakukan, terlebih dahulu ada perubahan dalam peraturan kepala daerah mengenai penjabaran APBD.

Hal ini, lanjutnya sesuai ketentuan pasal 69 ayat (2) Peraturan Pemerintah (PP) No 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

” Eksekutif wajib memberitahukan pergeseran kepada pimpinan dewan yang kemudian diusulkan melalui perubahan APBD atau di cantumkan dalam realisasi anggaran jika tidak dilakukan perubahan APBD, semua proses ini harus di lalui kalau sudah di setujui, baru bisa di alihkan,” terang Subandi.

Baca Juga:  Kapolsek Keluang Himbau Kepada Pemilik Sumur Bor Dan Pemilik Penyulingan Minyak Agar Segera Hentikan Kegiatan Ilegal Tersebut

Jangan terburu – buru hal senada disampaikan wakil ketua DPRD Sumut Salman Alfarisi, bahwa pentingnya perencanaan yang matang sebelum nya dana sebesar itu di geser ke Nias.

“Tujuan nya memang baik, untuk mengejar ketinggalan pembangunan di Nias agar bisa sejajar dengan daerah lain tapi jangan terburu – buru karena ini uang rakyat yang bersumber dari APBD yang telah disahkan,” kata politisi senior PKS ini .

Salman memahami keinginan Gubsu mempercepat pembangunan di Nias, namun rencan ini harus dikaji secara menyeluruh, terlebih saat ini pemerintah tenagah menggalakkan efisien anggaran.

” Pengalihan anggaran sebesar ini harus di dasarkan pada pertimbangan mendesak dan harus disetujui DPRD tidak bisa sepihak ,” ujar nya.

Dengan sorotan tajam dari DPRD ini, tampaknya langkah Gubsu Bobby perlu dikaji ulang agar sesuai dengan koridor hukum dan mendapatkan dukungan politik yang cukup di legislatif.

Sementara disisi lain Managing Deretor : POLITICAL & ECONOMIC CONSULTING INSTUTITE Indonesia (PECI INDONESIA) H. Syahrir Nasution Gelar Sutan Kumala Bulan SE MM, juga angkat bicara terkait hal rencana Gubsu yang akan menggeser anggara sebesar 350 Tiriliun ke Nias

“Jangan merasa peraturan dan mekanisme yang sudah menjadi aturan yang ada diterabas seenak nya, demi untuk “membuat senang rakyat”, terlebih di kantong kantong suara nya saja. Sebagai seorang Leader yang dituakan harus mengikuti alur alur hukum yang berlaku, sebab itu uang rakyat Sumut bukan uang warisan dari keluarga itu,” ujarnya.

(M.SN)

Berita Terkait

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir
Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Blok Masela: Ibarat Raksasa yang Dibangunkan, Apakah Rakyat Sudah Siap?
Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan
Digenjot Kejar Target! Proyek Rp950 Juta Irigasi D.I Sicaung Sicincin Jadi Harapan Baru Warga Bebas Banjir Langganan
Progres 75%! Bendungan Irigasi Banda Pisang Korong Padang Lapai Ditarget Rampung Pekan Depan
Tinggal 20 Hari Lagi! Jembatan Gantung Sipisang-Sipinang 80% Rampung, Warga Korong Sipinang Sambut Harapan Baru
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:33

Blok Masela: Ibarat Raksasa yang Dibangunkan, Apakah Rakyat Sudah Siap?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:27

Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:57

Progres 75%! Bendungan Irigasi Banda Pisang Korong Padang Lapai Ditarget Rampung Pekan Depan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:08

Tinggal 20 Hari Lagi! Jembatan Gantung Sipisang-Sipinang 80% Rampung, Warga Korong Sipinang Sambut Harapan Baru

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:56

Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas

Berita Terbaru