May Day Semarang Dinodai, Om Bob SPN Pati Dukung Tindakan Tegas Kepolisian

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 21:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pati, Jawa Tengah – Peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2025, yang seharusnya menjadi momentum soliditas dan penyampaian aspirasi kaum pekerja di depan Gedung Gubernur Jawa Tengah, justru diwarnai insiden yang mencoreng citra perjuangan.

Sekelompok orang yang mengidentifikasi diri dengan gerakan anarko tiba-tiba muncul dan melakukan serangkaian tindakan anarkis, mulai dari mencoret-coret fasad gedung hingga melakukan perusakan di area sekitar. Aksi yang sama sekali tidak terkait dengan agenda utama buruh ini seketika memicu reaksi keras dari berbagai elemen pekerja yang hadir.

Kejadian tak terduga ini bermula saat ribuan pekerja dari berbagai penjuru Jawa Tengah menyampaikan aspirasi mereka secara damai. Tiba – tiba sekelompok individu berpakaian hitam dan tertutup wajah justru memilih jalur konfrontasi dan anarki. Coretan-coretan bernada provokatif dan simbol-simbol yang tidak relevan dengan isu buruh menghiasi tembok gedung, menciptakan pemandangan yang kontras dengan semangat perjuangan yang dibawa oleh mayoritas peserta aksi.

Aparat kepolisian yang sigap merespons kejadian ini langsung melakukan tindakan pengamanan dan pembubaran terhadap aksi anarkis tersebut. Proses penyelidikan pun segera dilakukan untuk mengidentifikasi motif dan jaringan di balik tindakan ini.

Slamet Widodo (Om Bob), sosok sentral dan pendiri SPN Kabupaten Pati, tanpa ragu mengecam keras perilaku kelompok tersebut. Dengan nada tegas, Om Bob menyatakan bahwa aksi anarko ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai perjuangan buruh yang selalu mengedepankan cara-cara damai dan konstruktif. “Ini bukan cara kami berjuang. Mereka datang dengan agenda sendiri dan merusak citra perjuangan buruh yang tulus,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Pengundian Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup Dompu Berjalan Tertib dan Damai

Lebih lanjut, Om Bob menekankan bahwa gerakan anarko tidak memiliki akar maupun tujuan yang sama dengan perjuangan buruh untuk mendapatkan hak-hak yang layak. Ia melihat tindakan ini sebagai upaya untuk menunggangi momentum May Day demi kepentingan ideologi yang sama sekali berbeda. “Kami, kaum buruh, menolak segala bentuk kekerasan dan anarki. Kami percaya pada dialog dan aksi damai untuk mencapai tujuan kami,” imbuhnya.

Gelombang kecaman juga datang dari berbagai serikat pekerja dan organisasi buruh lainnya. Mereka sepakat bahwa tindakan anarkis segelintir orang ini tidak merepresentasikan semangat dan tujuan utama peringatan May Day. Mereka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menegaskan komitmen mereka untuk terus berjuang melalui cara-cara yang bermartabat.

Lebih lanjut Om Bob mendukung penuh langkah Kepolisian untuk menindak para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Tindakan anarkis ini bukan hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga merusak esensi dari peringatan May Day sebagai hari solidaritas dan perjuangan buruh, pungkasnya.

(Humas Resta Pati)

Berita Terkait

Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi serta Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum
Jalan Usaha Tani Mangkrak di Mandailing Natal, Dana Desa Dipertanyakan: Aktivis Siapkan Laporan Tipikor
Tak Tepati Janji Soal Kompensasi, Puluhan Nelayan Lermatang Geruduk Kantor Inpex
Tepati Tenggat Waktu, Pemkab Tapanuli Utara Serahkan LKPD Unaudited TA 2025 ke BPK RI Perwakilan Sumut
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Kompetensi, Integritas, dan Kepemimpinan dalam Seleksi JPT Pratama
Turnamen Mahasiswa CUP 1 SE-Pantai Barat , PUTRA Bintuas Hadapi PSS Simpang Gambir Di Lapangan Hijau Dalan Lidan
Nyakli Maop: Pemerintah Pusat Tidak Pernah Tulus Terhadap Aceh Sejak Era Kemerdekaan hingga Bencana
Warga Aceh Timur Siap Gelar Aksi, Soroti Penanganan Banjir
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 08:32

Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi serta Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00

Jalan Usaha Tani Mangkrak di Mandailing Natal, Dana Desa Dipertanyakan: Aktivis Siapkan Laporan Tipikor

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:52

Tak Tepati Janji Soal Kompensasi, Puluhan Nelayan Lermatang Geruduk Kantor Inpex

Senin, 30 Maret 2026 - 23:50

Tepati Tenggat Waktu, Pemkab Tapanuli Utara Serahkan LKPD Unaudited TA 2025 ke BPK RI Perwakilan Sumut

Senin, 30 Maret 2026 - 23:48

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Kompetensi, Integritas, dan Kepemimpinan dalam Seleksi JPT Pratama

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:50

Nyakli Maop: Pemerintah Pusat Tidak Pernah Tulus Terhadap Aceh Sejak Era Kemerdekaan hingga Bencana

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:48

Warga Aceh Timur Siap Gelar Aksi, Soroti Penanganan Banjir

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:13

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan SDM

Berita Terbaru