Di usia hampir 20 tahun “Fort De Kock”, Kuda Pejantan Milik Pemko Bukittinggi ditemukan Mati

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, CNN Indonesia.id – Fort De Kock , Salah satu kuda pejantan unggul milik Pemerintah Kota Bukittinggi, ditemukan mati pada Kamis 10 Juli 2025,kematian tersebut tanpa menunjukkan gejala sebelumnya.

Kuda tersebut berasal dari Australia,dan selama ini menjadi andalan dalam program pembibitan dan pengembangbiakan kuda lokal.

Menurut Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi, Hendri, kematian kuda tersebut diduga kuat karena faktor usia. “Kuda ini akan genap berusia 20 tahun pada bulan Oktober mendatang. Pada hewan kuda, usia lebih dari 18 tahun sudah termasuk usia rentan,” jelas Hendri, Kamis (10/7).

Selama masa hidupnya, kuda penjantan ini telah banyak berkontribusi dalam menghasilkan bibit-bibit unggul dari hasil perkawinan, dan menjadi salah satu aset berharga milik Pemko Bukittinggi dalam upaya pelestarian dan peningkatan kualitas kuda lokal.

Baca Juga:  Annivesary Waskita Riders Club Ke-13 Tahun, dan Syukuran Kepengurusan Masa Bakti Periode 2025-2028

Pemerintah Kota melalui dinas terkait akan mengevaluasi kondisi kuda-kuda yang memasuki usia lanjut, guna mengantisipasi kasus serupa ke depan.

Kematian kuda tersebut,membuat sedih para kusir bendi yang hadir di lokasi, karena Kuda ini merupakan pejantan unggul, yang biasa di pakai peternak dalam pembibitan Kuda kuda mereka untuk berkembang biak.

Sementara itu, raut kesedihan juga di rasakan H Jufri mantan Walikota Bukittinggi (Periode 2000 – 2009). Ia mengenang bagaimana kuda ini menjadi kebanggaan Pemko pada masa kepemimpinannya.

“Kuda ini selalu dibawa ke gelanggang pacuan dalam setiap event, sebagai contoh dan inspirasi bagi pencinta kuda lainnya. Karena kualitas bibitnya, banyak peternak yang memilihnya sebagai pejantan dalam kawin silang,” kenangnya.
(Fendy Jambak)

Berita Terkait

Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar
Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra
Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam
DPRD Kabupaten OKI Gelar Rapat Paripurna Perubahan
KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela
Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras
Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:11

Jonathan Salakay Resmi Ditunjuk sebagai Plt Ketua AFK Kepulauan Tanimbar

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:07

Jalan Beton Pasar Usang Selesai Dikerjakan: Warga Kayu Tanam Apresiasi Bupati JKA, PUPR dan Pelaksana Lapangan Redian Astra

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:08

Tak Jadi Wali Nagari, Tapi Jalan Tetap Dibangun: Kinerja Davids Oliendo Menampar Keraguan Warga Kayu Tanam

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:00

DPRD Kabupaten OKI Gelar Rapat Paripurna Perubahan

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:57

KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:00

Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:29

Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela

Berita Terbaru

Nasional

DPRD Kabupaten OKI Gelar Rapat Paripurna Perubahan

Jumat, 3 Jul 2026 - 13:00