Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Para pemuda dan pemudi Gampong Jalan, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim pada Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh kebersamaan ini diikuti oleh para pemuda, pemudi, anak-anak, serta masyarakat desa yang turut hadir meramaikan suasana Ramadhan.
Menariknya, kegiatan tersebut tetap dilaksanakan meskipun meunasah Gampong Jalan yang menjadi pusat kegiatan masyarakat terbakar sejak tahun 2021 dan hingga kini belum kembali dibangun.
Akibat kondisi tersebut, berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan dan sosial, terpaksa dilaksanakan di ruang terbuka dengan masyarakat duduk di tanah beralas tikar seadanya.
Sejak pukul 15.00 WIB, para pemuda dan pemudi gampong sudah mulai berkumpul untuk mempersiapkan konsumsi berbuka puasa. Mereka memasak bersama secara gotong royong sebagai bentuk kebersamaan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Dukungan masyarakat juga terlihat dalam kegiatan ini. Sejumlah warga turut membantu dengan memberikan kue-kue untuk berbuka puasa, sementara sebagian lainnya memberikan amplop berisi sumbangan uang yang dikumpulkan oleh para pemuda untuk mendukung pelaksanaan santunan anak yatim.
Tidak hanya dari masyarakat yang berada di desa, dukungan juga datang dari para pemuda Gampong Jalan yang berada di perantauan, baik di luar kota maupun di negeri jiran, yang turut berkontribusi dengan mengirimkan dana untuk membantu persiapan konsumsi kegiatan tersebut.
Ketua Pemuda Gampong Jalan, Zamzami, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda desa untuk menjaga kebersamaan sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di bulan Ramadhan.
“Walaupun kondisi desa kami masih terbatas karena meunasah terbakar sejak 2021 dan hingga kini belum kembali dibangun, itu tidak menjadi penghalang bagi pemuda untuk tetap melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk berbagi dengan anak-anak yatim,” ujar Zamzami.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat serta para pemuda yang berada di perantauan yang turut membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah masyarakat dan pemuda yang berada di luar daerah maupun di negeri jiran tetap peduli dan ikut membantu kegiatan ini. Kebersamaan seperti ini yang membuat kegiatan bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah anak yatim menerima santunan yang diserahkan secara simbolis oleh para pemuda desa.
Bagi pemuda Gampong Jalan, keterbatasan fasilitas bukan alasan untuk berhenti berbuat kebaikan. Di tengah meunasah yang masih terbakar sejak 2021 dan belum kembali berdiri, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tetap tumbuh di tengah masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan.
Rasyidin
















