Padang Pariaman, CNN Indonesia.id— Jalan hancur, warga cangkul sendiri. Ketua Repro DPD Pariaman Indonesia, Awi Agus, murka. Ia desak Bupati Padang Pariaman John Kennedy Aziz berhenti diam dan segera perintahkan Kepala Dinas PUPR menindaklanjuti Jalan Simsur yang mangkrak.
Ruas Jalan Simpang Gerbang Simsur, Korong Pasar Usang, Nagari Kayu Tanam rusak parah. Badan jalan jadi kubangan lumpur, berbatu, dan berlubang besar tepat di depan mushola dan ruko warga. Kondisi ini memaksa warga swadaya menimbun jalan pakai cangkul agar motor dan pejalan kaki bisa lewat. Motor warga terseok, air menggenang sampai semua badan jalan
Telah dikonfirmasi media kepada Kabid Bina Marga PUPR Padang Pariaman melalui pesan WhatsApp, Sabtu 25 April 2026 pukul 18.47 WIB.
Isi konfirmasi:
1. Laporan Sudah Masuk PUPR Iko lah disampaikan bunda endarmy ka pupr”_.
2. Bupati Sudah Bahas Langsung Saat ditanya apakah Bunda Endarmy sudah bicara sama Bupati, Kabid BM jawab: _”Iyo, waktu tu dirumah bunda endarmy”_.
: Awi Agus, Ketua Repro DPD Pariaman Indonesia.
Didesak john Kennedy Aziz, Bupati Padang Pariaman.
perintahkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Padang Pariaman, Bidang Bina Marga.supaya mengerjakan jalan tersebut
Saksi Kunci Bunda Endarmy, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, yang sudah turun langsung ke lokasi.
Kemarahan Awi Agus mencuat *Sabtu, 25 April 2026*. Lokasinya di *Jalan Simpang Gerbang Simsur, Korong Pasar Usang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman*.
Bupati JKA tidak bisa berkelit? 3 Fakta Telak:*
1. Sudah Dibahas Langsung*: “Bunda Endarmy pernah mendiskusikan atau menyampaikan kepada Bupati Padang Pariaman waktu itu di rumah Bunda Endarmy tentang persoalan jalan tersebut,” tegas Awi Agus. Bupati sudah tahu lama, tapi belum ada aksi.
2. Kewenangan Mutlak Kabupaten*: Bu Endarmy turun ke lokasi dan bicara tegas ke warga: jalan ini kewenangan Kabupaten Padang Pariaman. Tugas pengaspalan ada di PUPR Bidang Bina Marga.
3. Provinsi Sudah Tunai Kewajiban “Grenase sudah dikerjakan dari dana Pokir DPRD Provinsi Sumbar,” kata Bu Endarmy. Drainase beres, aspalnya mana?
Ketua Repro DPD Pariaman Awi Agus minta Bupati JKA:
1. Perintahkan Kadis PUPR Turunkan tim Bina Marga dan alat berat ke Simsur. Masukkan darurat di APBD-P 2026.
2. Stop Pilih Kasih”Jangan mentang-mentang daerah utara saja yang dikerjakan, bagian selatan tak pernah ditanggulangi. Selatan juga Padang Pariaman, Pak Bupati!”
“Bupati sudah diskusi di rumah Bunda Endarmy. Provinsi sudah bantu drainase. Warga sudah cangkul sendiri. Kurang apa lagi? Kami tunggu aspal dari Bupati, bukan tunggu korban jatuh di Simsur,” tutup Awi Agus.(Jhrmn)
















