Tilkam, Sumatera Barat CNN Indonesia.id — Pengguna Jalan Lintas Sumatra tepatnya di depan SMPN 2 Tilkam dibuat resah akibat kabel Telkom yang menjurai ke badan jalan. Kejadian ini terjadi pada Kamis (3/7) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, ketika sebuah truk bermuatan berlebih (overload) menyenggol kabel yang terpasang rendah di sepanjang sisi jalan.
Menurut keterangan warga setempat, truk berukuran besar tersebut melintas dari arah Bukittinggi menuju Medan. Ketika melewati ruas jalan depan SMPN 2 Tilkam, bagian atas truk menyangkut kabel Telkom yang menggantung rendah, sehingga menyebabkan kabel terlepas dari tiangnya dan menjurai ke tengah jalan.
“Saya lihat sendiri truk itu terlalu tinggi dan langsung nyangkut kabel. Sopirnya tidak berhenti, langsung jalan terus. Sekarang kabel itu menjuntai ke jalan dan bisa membahayakan pengendara,” ujar salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.
Kondisi ini membuat lalu lintas menjadi terganggu, terutama bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan bertinggi rendah. Beberapa pengendara bahkan terlihat memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari kabel tersebut. Tidak sedikit pula yang harus turun dari motor untuk memastikan keamanan saat melintas.
Pihak sekolah SMPN 2 Tilkam juga menyatakan kekhawatirannya atas kondisi ini. Mengingat banyak siswa yang melintas setiap pagi dan siang hari, keberadaan kabel yang menggantung rendah tersebut sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah.
Hingga siang ini, kabel tersebut masih terlihat menjuntai ke jalan tanpa adanya penanganan dari pihak Telkom maupun instansi terkait. Beberapa warga berinisiatif mengikat sementara kabel ke tiang bambu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Warga dan pengguna jalan berharap pihak Telkom segera turun tangan untuk memperbaiki kabel yang rusak dan melakukan pengecekan di sepanjang jalur tersebut. Mereka juga mengimbau agar kendaraan dengan muatan berlebih tidak melintas di jalur tersebut tanpa pengawasan, demi keselamatan pengguna jalan lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Telkom dan Dinas Perhubungan belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Sementara itu, kondisi kabel yang menjuntai tetap menjadi ancaman serius bagi keselamatan lalu lintas di kawasan itu
(*)
















