Negara di Ujung Jurang? Pemerintahan Prabowo Dihantam Alarm Kebangkrutan, Rakyat Diminta Jangan Diam

Selasa, 28 April 2026 - 09:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,  CNN Indonesia. Id–
28 April 2026 – Sorotan tajam kembali mengarah ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah muncul laporan yang menyebut kondisi fiskal negara berada di titik mengkhawatirkan.

Majalah Tempo dalam ulasannya bertajuk Di Ambang Kebangkrutan menilai cadangan darurat pemerintah terus terkuras, pembayaran utang mulai tersendat, dan ancaman krisis ekonomi semakin nyata.

Penurunan tajam saldo anggaran lebih (SAL) disebut menjadi sinyal paling serius. Dana yang selama ini menjadi bantalan negara saat menghadapi krisis justru menipis drastis.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa langkah nyata, pemerintah dinilai bisa kehilangan ruang fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Lebih mengkhawatirkan lagi, beban utang negara disebut semakin mahal, sementara penerimaan negara belum menunjukkan kekuatan yang cukup untuk menopang berbagai program ambisius pemerintah.

Dalam situasi seperti ini, langkah nekat seperti mencetak uang baru demi menutup kekurangan anggaran justru berpotensi membuka pintu hiperinflasi yang akan menghantam rakyat kecil lebih dahulu.

Ironisnya, di tengah ancaman tersebut, pemerintah masih sibuk dengan pencitraan politik dan proyek-proyek besar yang dinilai tidak langsung menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat.

Kritik pun bermunculan bahwa negara sedang dipaksa tampil kuat di permukaan, padahal fondasi fiskalnya mulai retak dari dalam.

Baca Juga:  537 Perusahaan Kelapa Sawit Beroperasi Tanpa HGU, Menteri Nusron Sampaikan akan Ada Sanksi

Sejumlah pengamat menilai, jika pemerintah tidak segera melakukan koreksi serius—mulai dari efisiensi belanja, transparansi pengelolaan anggaran, hingga keberanian menghentikan proyek-proyek yang membebani APBN—maka Indonesia bisa masuk ke fase krisis yang lebih dalam.

Rakyat pun diminta tidak hanya menjadi penonton. Publik harus mengawasi dengan ketat setiap kebijakan ekonomi, sebab jika negara benar-benar tergelincir ke jurang kebangkrutan, yang pertama merasakan dampaknya bukan elite kekuasaan, melainkan masyarakat kecil:

harga kebutuhan melonjak, lapangan kerja menyusut, dan daya beli runtuh.

Pertanyaannya kini sederhana namun menampar:

apakah pemerintah sedang menyelamatkan negara, atau justru mempercepat jalan menuju kebangkrutan?

JANGAN ASYIK terus melakukan PENCITRAAN UNTUK 2029 serta tambal SULAMNYA MENTERI MENTERI NYA ( Resuffle Kabinet ) yang hanya untuk menyenangkan Sementara di MATA DAN TELINGA RAKYAT ( Sebagai Penghibur Telinga dan Penyejuk Hati Rakyat ) .Namun esensi daripada itu semuanya tidak mempengaruhi kehidupan RAKYAT SECARA RIiil dan Significants.

Rakyat menginginkan secara SUBSTANTIF PERBAIIKAN EKONOMI NYA DAN LAPANGAN KERJA BARU untuk menyambung keberlangsungan hidupnya kedepan sesuai Harapan yang dicita cita kan para FOUNDING FATHERS sejak dideklarasikannya KEMERDEKAAN INDONESIA .

Oleh : H.Syahrir Nasution S.E, M.M : Managing DIRECTOR – POLITICAL & ECONOMIC CONSULTING INSTITUTE OF INDONESIA – PECI INDONESIA.

(M.SN)

Berita Terkait

Komitmen “Ganti Untung” Menteri ESDM di Blok Masela Dipertanyakan
Kasat Lantas Polresta Bukittinggi Turut Amankan Jalur Car Free Day HUT Kodam
Satgas TMMD ke-129 Terus Kebut Pengecoran di Simauang Hilia
Satgas TMMD ke-129 Percepat Penyelesaian RTLH Nan Tujuah
Pengerasan Jalan Kelok Kandih Patamuan Dikebut Tahun Ini
BTN dan GARPU NasDem Sumbar Sinergi, Dukung UMKM Lewat Sosialisasi Program Unggulan
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Kecamatan Lingga Bayu: Respon Tegas Aduan Masyarakat Terkait Kafe Joring
Respon Cepat Forkopimda Atas Keresahan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran Norma Agama dan Hukum

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:09

Komitmen “Ganti Untung” Menteri ESDM di Blok Masela Dipertanyakan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:33

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi Turut Amankan Jalur Car Free Day HUT Kodam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:49

Satgas TMMD ke-129 Terus Kebut Pengecoran di Simauang Hilia

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:43

Satgas TMMD ke-129 Percepat Penyelesaian RTLH Nan Tujuah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:35

Pengerasan Jalan Kelok Kandih Patamuan Dikebut Tahun Ini

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:59

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Kecamatan Lingga Bayu: Respon Tegas Aduan Masyarakat Terkait Kafe Joring

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:56

Respon Cepat Forkopimda Atas Keresahan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran Norma Agama dan Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:17

Penyelenggaraan infrastruktur jalan Padang Mungka – Padang Jopang Hampir Rampung

Berita Terbaru