Padang, CNN Indonesia.id – Harapan warga Kayu Tanam untuk aliran Batang Anai kembali normal semakin besar setelah Anggota DPRD Sumbar Bunda Endarmy bertemu langsung dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy usai Rapat Paripurna hari ini, Rabu 13 Mei 2026.
Bunda Endarmy melakukan pertemuan khusus dengan Wagub Vasko Ruseimy untuk membahas percepatan normalisasi aliran air Batang Anai di kawasan Anduriang, Kayu Tanam. Pertemuan berlangsung di ruang rapat DPRD Sumbar usai sidang paripurna.
Pertemuan dihadiri langsung oleh Bunda Endarmy Endarmy selaku Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Wagub Sumbar Vasko Ruseimy, dan sejumlah staf. Dalam suasana diskusi santai namun serius di ruang tamu kantor.
Pertemuan berlangsung hari ini, Rabu 13 Mei 2026, di ruang rapat DPRD Provinsi Sumatera Barat, Padang, usai Rapat Paripurna selesai.
Normalisasi sungai Batang Anai dinilai krusial untuk mengurangi risiko banjir, menjaga lahan pertanian warga, dan melindungi pemukiman di sekitar aliran Batang Anai Anduriang. Warga Kayu Tanam sudah lama menanti aksi nyata setelah jembatan Anduriang putus dan aliran sungai bergeser.
Dalam pernyataannya, Bunda Endarmy menegaskan ini adalah pembicaraan terakhirnya soal kewenangan. Ia meminta agar aliran air Batang Anai dikembalikan ke tengah seperti semula dan pembangunan jembatan Anduriang segera direalisasikan.
“Saya tidak ingin lagi berbicara masalah kewenangan. Saya terakhir berbicara di Rapat Paripurna ini untuk meminta mengalihkan kembali air ke tengah seperti semula dan jembatan Anduriang Kayu Tanam dibangun,” tegas Bunda Endarmy.
Masyarakat berharap pertemuan ini bukan sekadar wacana. Sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah diharapkan segera melahirkan aksi nyata demi keselamatan dan kesejahteraan warga di sepanjang aliran Batang Anai Anduriang Kayu Tanam.(Jhrmn)
















