PADANG PARIAMAN, CNN Indonesia.id — Lapangan SMAN 1 2×11 Kayutanam dipenuhi semangat seni pada Senin, 25 Mei 2026. siswa tampil memukau dalam pentas seni kokurikuler yang menampilkan kekayaan budaya dan kreativitas generasi muda.
Acara yang digelar di halaman sekolah ini menjadi panggung bagi siswa untuk menyalurkan bakat melalui tari kreasi, alat musik, puisi, drama, dan solo song. Panggung utama yang disokong FARAQI MUSIC dipadati penampilan siswa dengan kostum tradisional yang memukau penonton.
Kepala SMAN 1 2×11 Kayutanam Syaiful Hendra, S.Pd, M.M hadir langsung bersama wakasek, dewan guru, dan staf sekolah untuk memberikan dukungan penuh kepada para siswa yang menyaksikan rangkaian acara dari awal hingga selesai.
Saat dikonfirmasi awak media, Syaiful Hendra menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kokurikuler sekolah. Ini bukan ekstrakurikuler, bukan juga kurikuler murni. Tujuannya jelas, menata siswa agar memahami seni, berani mengekspresikan diri, dan menghargai karya budaya. Lewat panggung ini mereka belajar percaya diri dan bekerja sama,” jelas Syaiful.
Penampilan diawali dengan tari kreasi yang dibawakan kompak di atas karpet merah. Gerakan yang selaras dan ekspresi panggung siswa mendapat sambutan meriah dari penonton. Penampilan lain seperti permainan alat musik tradisional, pembacaan puisi, drama pendek, dan solo song juga menambah semarak suasana.
Meskipun langit Kayutanam tampak mendung, antusiasme warga sekolah tidak surut. Tenda biru yang didirikan di sisi lapangan menjadi pusat persiapan siswa sebelum tampil.

Menurut Syaiful Hendra, kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter siswa yang kreatif, berkarakter, dan cinta budaya bangsa. Ia berharap pentas seni kokurikuler dapat menjadi agenda rutin tahunan di SMAN 1 2×11 Kayutanam.
Pentas seni ditutup dengan penampilan tari tradisional yang kembali mengundang tepuk tangan meriah. Suasana kebersamaan dan apresiasi seni terasa kental hingga acara berakhir.(Jhrmn)
















