Desa Lobung, Pantai Barat Mandailing Natal, CNN Indonesia.Id — Masyarakat Desa Lobung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan Sholat Idul Adha 10 Zulhijjah 1447 Hijriah pada Rabu (27/05/2026) di Masjid Nurul Iman Desa Lobung dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Sejak pagi hari, masyarakat tampak mulai memadati area Masjid Nurul Iman untuk mengikuti pelaksanaan Sholat Idul Adha pada Hari Raya Haji tahun ini. Jamaah yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda hingga orang tua dan anak-anak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lobung Ahmad Fauzi Lubis, Ketua BPD Khoiruddin Nasution serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya.
Dalam pelaksanaan sholat Idul Adha tersebut, Sauddin Lubis bertindak sebagai imam, sementara Karnadianto dipercaya sebagai khatib dan bilal dipandu oleh Khoiruddin Nasution yang juga diketahui sebagai Ketua BPD aktif di Desa Lobung.
Pelaksanaan sholat Idul Adha dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan berlangsung dengan tertib, aman serta lancar hingga selesai.
Dalam khutbahnya, Karnadianto menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha merupakan momentum penting untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan besar bagi umat Islam tentang arti keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
“Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi tentang bagaimana manusia mampu mengorbankan ego, sifat sombong dan kepentingan pribadi demi menjalankan perintah Allah serta menjaga hubungan baik antar sesama,” ujar Karnadianto di hadapan jamaah.
Dalam khutbahnya, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Desa Lobung.
“Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk terpecah. Mari kita jadikan momentum Idul Adha ini untuk memperkuat silaturahmi, saling membantu dan menjaga kekompakan dalam membangun desa yang lebih baik,” katanya.
Selain itu, Karnadianto turut mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu melalui ibadah kurban yang menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Menurutnya, daging kurban bukan hanya sekadar dibagikan, namun menjadi bentuk nyata hadirnya rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Suasana pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Al-Iman berlangsung penuh kekhusyukan. Jamaah tampak mengikuti rangkaian ibadah hingga khutbah selesai dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Masyarakat Desa Lobung berharap momentum Hari Raya Idul Adha tahun ini dapat membawa keberkahan, mempererat persaudaraan serta meningkatkan nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat di Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal.
(M.SN)
















